Wajo Tak Dapat Predikat KLA 2019, Ketua Komisi IV DPRD Sebut Pemkab Wajo Tak Implementasikan Perda

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Husniaty pun angkat bicara terkait kinerja Pemerintah Kabupaten Wajo yang tak mampu mempertahankan predikat terse

Wajo Tak Dapat Predikat KLA 2019, Ketua Komisi IV DPRD Sebut Pemkab Wajo Tak Implementasikan Perda
Hardiansyah Abdi Gunawan/Tribun Timur
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Husniaty. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Kabupaten Wajo gagal mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) 2019. Padahal, pada tahun sebelumnya, Kabupaten Wajo mendapatkan KLA 2018.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Husniaty pun angkat bicara terkait kinerja Pemerintah Kabupaten Wajo yang tak mampu mempertahankan predikat tersebut.

HMI Enrekang Galang Dana Untuk Korban Kebakaran di Lewaja

Curi Motor di Moncongloe, Dua Warga Makassar Diringkus Jatanras Polres Maros

Ketua HPPMI Maros Kritik Politisi PDIP, Ini Masalahnya

Cuaca di Pinrang Juga Diprediksi Cerah Berawan, Segini Suhunya

Parepare Diprediksi Cerah Berawan, Suhu Udara 23 - 34 Derajat Celcius

"Dari awal memang saya sudah prediksi, karena banyaknya kasus di awal-awal tahun 2019," katanya kepada Tribun Timur, Kamis (25/7/2019).

Namun, Husniaty tak ingin mengambinghitamkan siapa-siapa terkait anjloknya kinerja Pemkab Wajo terkait pelaksanaan Kabupaten Layak Anak.

"Kegagalan pemerintah daerah adalah kegagalan saya juga sebagai Ketua Forum Pemerhati Masalah Perempuan," katanya.

Olehnya, sebagai mitra kerja Pemerintah Kabupaten Wajo di bidang kesejahteraan masyarakat, Husniaty mengajak Pemkab Wajo untuk membenahi kelalaian tersebut.

"Kami sudah membuat regulasi dengan melahirkan Perda terkait perempuan dan anak untuk meminimalisasi kekerasan perempuan dan anak karena kita berguru dari tahun ke tahun selalu meningkat," katanya.

Namun, yang disesalkan legislator PDIP tersebut adalah implementasi dari Perda tidak ada, malahan angka kekerasan terhadap anak kian meningkat.

"Mungkin memang pemerintah harus lebih banyak sosialisasi, dan sarana prasarana harus dipenuhi sebagai penunjang. Ketegasan dari pemerintah dan pihak berwenang harus lebih dipertegas lagi," katanya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Husniaty.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo, Husniaty. (Hardiansyah Abdi Gunawan/Tribun Timur)

Sementara itu, Bupati Wajo Amran Mahmud sebelumnya menyebutkan bakalan membenahi kinerja sejumlah OPD-nya terkait penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA).

"Tentu ini akan kita evaluasi secara menyeluruh dan mencari tahu apa penyebabnya," katanya.

Terkait kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Wajo sejak Januari - Juli 2019, dari data yang dihimpun Tribun Timur, Unit PPA Satreskrim Polres Wajo menangani 30 kasus, sementara P2TP2A Kabupaten Wajo cuma menangani 2 kasus. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

HMI Enrekang Galang Dana Untuk Korban Kebakaran di Lewaja

Curi Motor di Moncongloe, Dua Warga Makassar Diringkus Jatanras Polres Maros

Ketua HPPMI Maros Kritik Politisi PDIP, Ini Masalahnya

Cuaca di Pinrang Juga Diprediksi Cerah Berawan, Segini Suhunya

Parepare Diprediksi Cerah Berawan, Suhu Udara 23 - 34 Derajat Celcius

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Syamsul Bahri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved