Tak Ada Listrik dan Air Bersih, Perumahan Nelayan Bantuan Kementerian PUPR di Takalar Ditinggalkan

Pasalnya, sejak menempati rumahnya tahun 2015, mereka belum juga menikmati aliran listik dan air bersih hingga saat ini.

Tak Ada Listrik dan Air Bersih, Perumahan Nelayan Bantuan Kementerian PUPR di Takalar Ditinggalkan
darullah/tribuntakalar.com
Warga perumahan nelayan di Desa Pattopakang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulsel, menenteng jeriken mencari air bersih, Kamis (25/7/2019). 

TRIBUNTAKALAR.COM, MANGARABOMBANG -  Warga perumahan nelayan di Desa Pattopakang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulsel, seolah hidup di jaman batu. 

Pasalnya, sejak menempati rumahnya tahun 2015, mereka belum juga menikmati aliran listik dan air bersih hingga saat ini.

Salah satu warga Pattopakang, Sakri Dg Talli, mengatakan rumah yang mereka tempat itu bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

"Sayangnya, bantuan rumah ini tanpa fasilitas listrik dan air bersih. Dan hingga saat ini tak pernah diperhatikan oleh Pemkab Takalar," ujarnya kepada TribunTakalar.com, Kamis (25/7/2019)

Tak tahan hidup tanpa listrik dan air bersih, lanjutnya, sehingga banyak warga yang meninggalkan rumah khusus untuk nelayan Kabupaten Takalar tersebut.

Sakri menjelaskan, untuk mendapat air bersih, mereka harus mengambil di kampung lain yang jaraknya  dua kilometer.

"Itupun hanya air sumur," kata Sakri.

Mewakili warga perumahan tersebut, Sakri berharap kepada pemerintah agar memperhatikan kehidupan mereka yang sangat membutuhkan dua kebutuhan dasar hidup itu.

"Kami disini sangat berharap dapat bantuan pengadaan air dan listrik," ujarnya.

Pada saat penyerahan bantuan, jelasnya, 50 unit rumah yang ada semuanya terisi oleh nelayan dan keluarganya.

Kini sisa 30 rumah saja yang berpenghuni.

Camat Manggarabombang, Mappaturung, mengaku sudah menyurat ke PDAM untuk menyediakan air bersih.

"Begitupun dengan listrik yang masih dalam tahap koordinasi dengan PLN," ujar Mappaturung.

"Itupun hanya bantuan air tangki setiap sore saja yang dibawakan oleh PDAM Takalar. Karena memang sangat sulit untuk memasang pipa dan saluran air disana," katanya.

Laporan wartawan TribunTakalar.com, Darullah @uull_darullah.

Penulis: Darullah
Editor: Ansar
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved