Operasi Pajak di Panakkukang, Samsat Makassar II Terima Bayar Ditempat Rp 120 Juta

Operasi yang berlangsung di Jl Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar, dipimpin Kepala UPT Samsat Makassar, Gita Ikayani, Kamis (25/7/2019).

Operasi Pajak di Panakkukang, Samsat Makassar II Terima Bayar Ditempat Rp 120 Juta
aldy / tribun timur
suasana operasi patuh pajak di Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Sebanyak 68 kendaraan dijaring dalam operasi patuh pajak, yang digelar Samsat Makassar II.

Operasi yang berlangsung di Jl Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar, dipimpin Kepala UPT Samsat Makassar, Gita Ikayani, Kamis (25/7/2019).

Dalam rincian kendaraan yang dijaring, tercatat ada 28 roda dua (motor), dan 40 roda empat (mobil) yang diperiksa petugas.

"Ada 68 kendaraan yang kita jaring menunggak pajaknya, baik motor ataupun mobil," ujar Gita.

ACT Apresiasi Guru yang Berjuang Cerdaskan Anak Bangsa di Tepian Negeri

BKPSDM Sibuk, 1.073 Pejabat Makassar Dikembalikan ke Posisi Semula Besok?

RAMALAN ZODIAK CINTA Jumat 26 Juli: Gemini Segera Dilamar & Virgo Bertengkar dengan Pasangan

Dispar Apresiasi Pelatihan Penganan Jagung di Takalar

Setelah dilakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan, sebagian pengendara memilih untuk membayar tunggakan pajak kendaraannya dilokasi operasi.

Tercatat ada 39 penunggak pajak yang membayar tunggakannya, dengan rincian motor 9 unit dan mobil 29 unit.

"Dari hasil pembayaran ditempat, jumlah pemasukan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dalam penertiban hari ini Rp 120.061.050," ujar Gita.

Sementara 30 kendaraan yang menunggak, dikenakan sanksi tilang oleh aparat kepolisian, karena tidak bisa membayar tunggakan PKB-nya ditempat.

"Mereka yang kita jaring ini rupanya ada juga yang patuh dengan membayar tunggakan kendaraannya, ada juga yang tidak. Ya karena aturan mereka ditilang oleh pihak kepolisian," kata Gita.

Kendaraan tertilang itu 19 unit roda dua, dan 11 unit untuk roda empat.

Terpisah, Kepala Seksi Pendataan dan Penagihan Upt Pendapatan Samsat Makassar II, Doddy Rahmat mengatakan. bahwa UU nomor 22 tahun 2009, telah diatur bahwa bayar pajak tahunan adalah wajib.

Ia menjelaskan, membayar pajak tahunan kendaraan itu bisa mendapat pengesahan dari setiap Samsat yang ada di kabupaten dan kota.

"Tentu kapan pengendara itu tidak membayar pajak, aparat kepolisian bisa memberhentikan mereka karena melanggar peraturan berlalu lintas," katanya. 

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

ACT Apresiasi Guru yang Berjuang Cerdaskan Anak Bangsa di Tepian Negeri

BKPSDM Sibuk, 1.073 Pejabat Makassar Dikembalikan ke Posisi Semula Besok?

RAMALAN ZODIAK CINTA Jumat 26 Juli: Gemini Segera Dilamar & Virgo Bertengkar dengan Pasangan

Dispar Apresiasi Pelatihan Penganan Jagung di Takalar

Penulis: Aldy
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved