Oknum Pegawai Inspektorat Gowa Dilaporkan ke Polsek Usai Menganiaya Warga

Sofyan dilaporkan atas dugaan kasus penganiyaan terhadap seorang pengurus masjid. Laporan tersebut ditangani Polsek Somba Opu Polres Gowa bernomor STP

Oknum Pegawai Inspektorat Gowa Dilaporkan ke Polsek Usai Menganiaya Warga
Ari Maryadi/Tribungowa.com
Durjansyah Patriot Putra (29), remaja masjid yang menjadi korban dugaan penganiayaan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Seorang oknum pegawai Inspektorat Pemerintah Kabupaten Gowa dilaporkan ke polisi namanya Sofyan.

Sofyan dilaporkan atas dugaan kasus penganiyaan terhadap seorang pengurus masjid. Laporan tersebut ditangani Polsek Somba Opu Polres Gowa bernomor ST PL/96/VII/2019.

Dua Balon Bupati Maros Kompak Pasang Spanduk di Stadion Merdeka Kassi Kebo

Pembina Kepegawaian Diduga Langgar Kewenangan di Pelantikan 1.073 Pejabat

Live MolaTV Live Streaming Tottenham vs Manchester United - Ajang Wonderkid, Nonton Tanpa Buffer

Setahun jadi Mitra Grab, Andi Namirah Raup Rp 400 Ribu / Hari

PSM vs Persija, Calo Jual Tiket VIP Selatan Stadion Mattoanging Rp 600 Ribu

Sofyan disebut melakukan penganiayaan pada Hari Minggu (21/7/2019) pukul 17:30 Wita. Lokasinya tepat di depan Masjid Babul Firdaus, Jl Manggarupi, Jl Manggarupi BTN Minasa Indah Blok C, Kelurahan Batangkaluku, Gowa.

"Pelaku memukuli saya dengan tangan kosong. Mulai dari paha, lengan, hingga belakang saya," kata Durjansyah Patriot Putra (30) kepada Tribun, Kamis (25/7/2019) siang.

Durjansyah merupakan pengurus masjid di daerah tersebut. Ia menduga, pelaku memukulinya lantaran tidak terima dengan suara kultum dan hadist yang dibacakan dengan pengeras suara.

Kultum dan pembacaan hadist itu rutin dilakukan di Masjid setiap subuh usai salat di Masjid. Hal itu merupakan kesepakatan dari masyarakat setempat dan ketua masjid.

Namun, kata Durjansyah, kegiatan keagamaan tersebut dinilai tidak disukai oleh pelaku. Menurutnya, pelaku tidak berterima dengan kultum yang dibacakan dengan pengeras suara.

"Pelaku sebelumnya sudah sering protes dengan kegiatan keagamaan itu. Tetapi kami tetap lanjutkan karena didukung oleh Ketua Masjid," imbuh Durjansyah.

Keluarga Durjansyah telah melaporkan kasus ini ke kepolisian sejak Minggu (21/7/2019) lalu. Dari kejadian itu, Durjansyah mengalami lebam pada sejumlah bagian tubuhnya.

Pihak keluarga juga telah melakukan visum untuk dijadikan alat bukti. Kejadian nahas tersebut juga terekam melalui rekaman cctv Masjid.

Durjansyah Patriot Putra (29), remaja masjid yang menjadi korban dugaan penganiayaan.
Durjansyah Patriot Putra (29), remaja masjid yang menjadi korban dugaan penganiayaan. (Ari Maryadi/Tribungowa.com)

Hingga saat ini, pihak keluarga berharap aparat kepolisian segera memproses kasus ini dan menangkap pelaku.

Sementara itu, Sofyan belum memberikan tanggapan terkait dugaan penganiayaan ini.

Hingga berita ini diturunkan, Tribun Timur telah mencoba mengonfirmasi melalui WhatsApp dan telepon, namun belum mendapat respon ke Sofyan.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Dua Balon Bupati Maros Kompak Pasang Spanduk di Stadion Merdeka Kassi Kebo

Pembina Kepegawaian Diduga Langgar Kewenangan di Pelantikan 1.073 Pejabat

Live MolaTV Live Streaming Tottenham vs Manchester United - Ajang Wonderkid, Nonton Tanpa Buffer

Setahun jadi Mitra Grab, Andi Namirah Raup Rp 400 Ribu / Hari

PSM vs Persija, Calo Jual Tiket VIP Selatan Stadion Mattoanging Rp 600 Ribu

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved