VIDEO: ACC Nilai Keterbukaan Informasi di Kejati Sulsel Masih Tertutup

Anti Corruption Committee (ACC) menganggap dari 2018 sampai awal 2019, keterbukaan informasi di Kejati Sulsel masih tertutup.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anti Corruption Committee (ACC) menganggap dari 2018 sampai awal 2019, keterbukaan informasi di Kejati Sulsel masih tertutup.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Direktur (Wadir) ACC, Abd Kadir Wokanubun saat Kajati Sulsel, Firdaus Dewilmar kunjungi kantor ACC, Selasa (23/7/2019) siang.

Di hadapan Kajati Firdaus, Kadir mengaku terkait pentingnya Keterbukaan Informasi Publik (KIP). karena, sudah beberapa kali ACC surati Kejati, tetapi tidak ada respon.

Baca: Bakal Calon Wali Kota Makassar Gagal di Uji Kompetensi Capim KPK, Cek Nama yang Lolos & dari Sulsel

Baca: Puluhan Remaja ‘PINTAR’ Se-Indonesia Kumpul di Makassar, Bahas Desa Ramah Anak

Baca: Innalillah, JCH Kloter 4 Embarkasi Makassar Meninggal di Tanah Suci

"Selama kami surati itu, kami tidak tanya siapa pihak-pihak yang terkait pada kasus terkait, kami hanya tanyakan soal progres kasus, tapi tidak ada respon," kata Kadir.

Lanjut Kadir, tim ACC hanya mau tanyakan terkait progres kasus yang ditangani pihak Kejati. Meliputi soal, progres penyelidikan kasus sampai dimana dan penyidikannya.

"Jadi hanya progres kasusnya saja yang mau kami tahu, apa masih penyelidikan atau sudah penyidikan. Nah, ini yang mau kami tahu, tapi itu sangat sulit," lanjutnya.

Diketahui, Firdaus Dewilmar adalah pejabat Kajati Sulsel yang baru. Dia baru menjabat kurang lebih dua minggu, setelah gantikan Kajati Sulsel yang lama, yaitu Tarmizi.

ACC, lembaga yang berdiri 22 Desember 1989 ini pun berharap kedepan, jika Kejati mau sinergi untuk agenda pemberantasan korupsi, maka harus menekankan KIP.

"Kami berharap pak, kedepannya agar bisa lebih terbuka untuk menyampaikan hal ini kepada publik. Tentu kita akan mendorong keterbukaan informasi," tambah Kadir.

Dalam kunjungan Kajati Firdaus Dewilmar, didampingi Wakajati Gerry Yasid bersama pejabat utama Kejati, dan diterima Direktur ACC Abdul Mutalib dan peneliti ACC. (*)

 Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Baca: Catat Jadwal dan Link Resmi Pengumuman SIMAK UI, Jalur Terakhir Kuliah di Universitas Indonesia

Baca: Pendaftaran Ulang Maba UMI Dibuka Sampai 9 Agustus 2019, Hari Pertama Capai 792 Orang

Baca: 6.004 Peserta Ujian TPA Jalur Mandiri UNM, Dibuka Juga Jalur Penghafal Alquran dan Jalur Prestasi

Baca: Bakal Calon Wali Kota Makassar Gagal di Uji Kompetensi Capim KPK, Cek Nama yang Lolos & dari Sulsel

Baca: 12 Tokoh Perempuan Ikut Uji Kompetensi Calon Pimpinan KPK, Siapa Saja Mereka? Ada dari Sulsel

Baca: ILC TV One Tadi Malam, Untuk Pertama Kalinya KPK Kalah di Mahkamah Agung Tersangka Korupsi Bebas

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Baca: Cari Powerbank Bagus Harga Rp 100 Ribuan, Produk Redmi Berdaya 10.000mAh, 18 Watt dan Cepat Diisi

Baca: Dukung PSM Juara, Dg Uki Minta Suporter Satu Suara di Mattoanging

Baca: Tetangga Kaitkan Hal Mistis Ini pada Malam Sebelum Kakek di Gowa Tewas Tenggelam Bersama 2 Cucunya

Baca: Persija Beri Isyarat Depak Pemain, Nama Mantan Bek PSM Makassar Masuk Daftar?

Baca: Jelang Pendaftaran CPNS 2019 dan PPPK 2019, BKN Imbau Masyarakat Hati-hati Beli Buku Latihan Soal

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved