Sudah 6 Hari Korban Jatuh dari KMP Kota Muna Belum Ditemukan

Tim pencarian melibatkan Batalyon C Pelopor Sat Brimob, Basarnas Bone, Polair Polres Bone, Otoritas Pelabuhan Bajoe

Sudah 6 Hari Korban Jatuh dari KMP Kota Muna Belum Ditemukan
justang/tribunbone.com
Pencarian korban kecelakaan laut KMP Kota Muna di perairan Teluk Bone melibatkan sejumlah pihak, Selasa (23/7/2019). 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG TIMUR - Pencarian korban kecelakaan laut KMP Kota Muna bernama Rifqah Khaerunnisa Takdir (23), di perairan Teluk Bone melibatkan sejumlah pihak kembali dilakukan, Selasa (23/7/2019).

Pencarian yang sudah memasuki hari keenam pasca kejadian tersebut belum membuahkan hasil.

Tim pencarian melibatkan Batalyon C Pelopor Sat Brimob, Basarnas Bone, Polair Polres Bone, Otoritas Pelabuhan Bajoe, Sar Unhas dan SAR UNM.

Tim gabungan pencarian korban dipimpin langsung Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan.

"Adapun titik pencarian menyisir 9 mercusuar, muara muara yang ada di pesisir Teluk Bone, tetapi hasilnya masih nihil," kata Kompol Nur Ichsan.

Turut serta Koordinator Basarnas Bone Andi Sultan, dan Satpel Pelabuhan Penyeberangan Sony Padly.

Sebelumnya, kecelakaan laut di teluk Bone dengan korban bernama Rifqah Khaerunnisa Takdir(23) terjadi, Rabu (7/7/2019) malam.

Ia diduga terpeleset hingga jatuh ke Teluk Bone dari KMP Kota Muna.

Warga Jl. Pemuda, Kolaka, Sulawesi Tenggara jatuh dalam pelayaran Kolaka Sulawesi Tengggara ke Bajoe Bone Sulawesi Selatan.

Saksi mata melihat salah seorang penumpang wanita terpeleset dari lambung kanan KMP Kota Muna yang berlayar dari Pelabuhan Kolaka Probinsi Sulawesi Tenggara menuju Pelabuhan Bajoe Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan.(TribunBone.com).

Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved