Soal Perpres Mobil Listrik, Ini Kata Daihatsu Makassar

Kepala AI-DSO Cabang Makassar, Dodik Priambodo belum bisa berkomentar banyak terkait kabar Peraturan Presiden (Perpres) Kendaraan Bermotor Listrik

Soal Perpres Mobil Listrik, Ini Kata Daihatsu Makassar
muh. fadhly ali
Kepala AI-DSO Cabang Makassar, Dodik Priambodo 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Kepala Astra International - Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Cabang Makassar, Dodik Priambodo belum bisa berkomentar banyak terkait kabar Peraturan Presiden (Perpres) Kendaraan Bermotor Listrik tak lama lagi bakal terbit.

"Karena banyak hal yang harus dipersiapkan jika regulasi sudah ada. Di antaranya infrastruktur terkait dsng limbah dan sumber dayanya," kata Dodik via pesan WhatsApp, Rabu (24/7/2019).

"Belum lagi kesiapan jaringan aftersales terkait dngan layanan purna jualnya, dan lainnya," jelasnya.

Baca: Lowongan Kerja - Astra Daihatsu Cari Karyawan, Lulusan S1, Cek Syarat Lengkap & Info Resmi!

Baca: Beli Blender di Maxi Store Perintis, Cewek Toraja Ini Bawa Pulang Daihatsu New Sigra

Baca: 3 Bengkel Daihatsu Adu Kuat se-Indonesia Bagian Timur

Sebelumnya diberitakan, Peraturan Presiden (Perpres) Kendaraan Bermotor Listrik tak lama lagi bakal terbit.

Kabar teranyar, Perpres Mobil Listrik akan diumumkan di ajang pameran kendaraan bermotor terbesar di Indonesia GIIAS 2019 ini.

Spesialnya, pada Bab III Pasal 16 Perpres Monil Listrik, akan diatur soal pemberian insentif kepada pelaku usaha mobil listrik di Indonesia.

Tak hanya pelaku industri, Perpres juga akan memberikan insentif kepada perguruan tinggi, lembaga penelitian dan perusahaan pendukung lainnya yang mengembangkan Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) berbasis baterai ini.

Untuk insentif terbagi dua jenis, fiskal dan non-fiskal.

Pada bagian insentif fiskal, beberapa poinnya meliputi insentif bea masuk atas importasi KBL berbasis baterai dalam completley knocked- down (CKD) maupun incompletely knock-down (IKD).

Lalu ada insentif pajak penjualan atas barang mewah, insentif pembelian impor bahan, mesin dalam rangka penanaman modal, insentif pengadaan Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) dan lainnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Baca: Catat Jadwal dan Link Resmi Pengumuman SIMAK UI, Jalur Terakhir Kuliah di Universitas Indonesia

Baca: Pendaftaran Ulang Maba UMI Dibuka Sampai 9 Agustus 2019, Hari Pertama Capai 792 Orang

Baca: 6.004 Peserta Ujian TPA Jalur Mandiri UNM, Dibuka Juga Jalur Penghafal Alquran dan Jalur Prestasi

Baca: Bakal Calon Wali Kota Makassar Gagal di Uji Kompetensi Capim KPK, Cek Nama yang Lolos & dari Sulsel

Baca: 12 Tokoh Perempuan Ikut Uji Kompetensi Calon Pimpinan KPK, Siapa Saja Mereka? Ada dari Sulsel

Baca: ILC TV One Tadi Malam, Untuk Pertama Kalinya KPK Kalah di Mahkamah Agung Tersangka Korupsi Bebas

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Baca: Cari Powerbank Bagus Harga Rp 100 Ribuan, Produk Redmi Berdaya 10.000mAh, 18 Watt dan Cepat Diisi

Baca: Dukung PSM Juara, Dg Uki Minta Suporter Satu Suara di Mattoanging

Baca: Tetangga Kaitkan Hal Mistis Ini pada Malam Sebelum Kakek di Gowa Tewas Tenggelam Bersama 2 Cucunya

Baca: Persija Beri Isyarat Depak Pemain, Nama Mantan Bek PSM Makassar Masuk Daftar?

Baca: Jelang Pendaftaran CPNS 2019 dan PPPK 2019, BKN Imbau Masyarakat Hati-hati Beli Buku Latihan Soal

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved