Tamu Tribun Timur

Cerita Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan di Tribun Timur, Dari Tongkat Hingga Layanan Keramas Gratis

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan mengunjungi kantor Tribuh Timur Jl Cenderawasih No 430 Makassar, Selasa (23/7/2019) malam.

Cerita Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan di Tribun Timur, Dari Tongkat Hingga Layanan Keramas Gratis
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan mengunjungi kantor Tribuh Timur Jl Cenderawasih No 430 Makassar, Selasa (23/7/2019) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Melihat rupanya, Helmi Hasan mirip ustad. Mendengar wejangannya bagai kyai.

Siapa sangka, pria genap 40 tahun 2019 ini, merupakan Wali Kota Bengkulu. Tidak tanggung-tanggung, jabatannya sebagai orang nomor satu Bengkulu sudah jalan 2 periode.

Awal jumpa, ia turun dari Kijang Innova bernomor polisi DD 1, dengan tongkat cokelat, songkok putih, baju batik dengan celana panjang hitam, ia menyapa dengan pelukan hangat awak media Tribun Timur.

Baca: Bakal Calon Wali Kota Makassar Gagal di Uji Kompetensi Capim KPK, Cek Nama yang Lolos & dari Sulsel

Baca: Puluhan Remaja ‘PINTAR’ Se-Indonesia Kumpul di Makassar, Bahas Desa Ramah Anak

Baca: Innalillah, JCH Kloter 4 Embarkasi Makassar Meninggal di Tanah Suci

Jelang deadline sekitar pukul 22.00 Wita, ia naik ke lantai 2 kantor Tribuh Timur Jl Cenderawasih No 430 Makassar, Selasa (23/7/2019) malam.

"Kita ini pendosa, banyak salah, tapi kita mau masuk surga. Dunia sementara akhirat kekal. Saya berfikir bagaimana menuju ke sana," kalimat pembuka adik ketua MPR, Zulkifli Hasan.

Ruangan tenang seketika, 30 menit Hilmi bercerita.

"Dosa kita banyak, mau masuk surga kuncinya menghidupkan sunnah Rasulullah, menghidupkan sunnah bentuk cinta nabi, mencintai nabi raih surga nanti," katanya.

Penegasan Hilmi, Ummat akhir zaman tidak ada yang masuk surga. "Kecuali yang enggan. Bagaimana kita masuk surga? Hidupkan sunnah," ujarnya.

Sunnah banyak. "Usia 40 tahun Rasulullah dan seluruh para nabi menggunakan tongkat. Saya cari kebenarannya 100 persen, nah saya pakai tongkat," kata Hilmi sembari mengangkat tongkatnya.

Tidak sampai di situ. "Rasulullah memelihara janggut, dan sy pakai janggut. Juga pakai cilla, saya pun memakainya. Meski banyak yang bilang saya mirip panda, tetapi saya diam dan tidak menghiraukan," katanya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved