Stadion Barombong Terbengkalai, Kejati Beri Kesempatan ke Gubernur Lakukan ini

Kata Kajati Sulsel, Firdaus Dewilmar seperti me-Recovery dari sudut Review BPKP dan Review aspek Teknis.

Stadion Barombong Terbengkalai, Kejati Beri Kesempatan ke Gubernur Lakukan ini
darul/tribuntimur.com
Recovery Stadion Barombong di Tamalate, Kota Makassar. Kata Kajati Sulsel, Firdaus Dewilmar seperti me-Recovery dari sudut Review BPKP dan Review aspek Teknis. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Kejati Sulselbar masih memberi peluang kepada Gubernur, Nurdin Abdullah dalam me-Recovery Stadion Barombong.

Recovery Stadion Barombong di Tamalate, Kota Makassar.

Kata Kajati Sulsel, Firdaus Dewilmar seperti me-Recovery dari sudut review BPKP dan aspek Teknis.

"Tentu kami memberikan peluang ke pak gubernur untuk recovery ini," kata Firdaus saat bertandang di kantor Anti Corruption Committee (ACC), Selasa (23/7/2019).

TRIBUNWIKI: Ada 3 SD Swasta di Kecamatan Wajo Makassar, Ini Dia

Nurdin Halid Jenguk Syahrul Yasin Limpo di Rumah Sakit

Meski Punya Izin, Warga Tetap Tolak Tambang Pasir di Lingkungan Pallae Wajo

Melalui itu lanjut Firdaus, pihak Kejati akan intens berkomunikasi bersama Gubernur Nurdin Abdullah.

Sejauh ini, Nurdin sudah merespon hal itu, ditambah supervisi KPK.

Seperti diketahui, proses pembangunan mega proyek nasional Stadion Barombong ini telah menelan anggaran negara sekitar Rp 220 Milyar, dan berjalan 50 persen.

Tetapi tiba-tiba, proses pembangunan ini dihentikan sementara.

Pasalnya, lahan di Stadion Barombong Makassar tersebut, masih milik salah satu dari pihak swasta.

Akibatnya, proses pembangunan stadion Barombong disetop sementara.

TRIBUNWIKI: Ada 3 SD Swasta di Kecamatan Wajo Makassar, Ini Dia

Nurdin Halid Jenguk Syahrul Yasin Limpo di Rumah Sakit

Meski Punya Izin, Warga Tetap Tolak Tambang Pasir di Lingkungan Pallae Wajo

Padahal, stadion itu ditargetkan bisa difungsikan 2020 dalam pertandingan Internasional.

"Jadi kami memberikan peluang ke pak gubernur, agar aset ini diambil alih pihak pemerintah provinsi dulu, setelah itu baru kita review dari BPKP," ungkap Firdaus.

Sebelumnya, Stadion Barombong yang dibangun dari tahun 2011 ini dikunjungi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, pada awal Juli 2019 lalu. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved