Protes Penutupan Tambang Ilegal di Maros, Arsyad : Kenapa Baru Sekarang?

Permohonan rekomendasi itu, merupakan buntut sidak Komisi II DPRD Maros, ke sejumlah lokasi tambang.

Protes Penutupan Tambang Ilegal di Maros, Arsyad : Kenapa Baru Sekarang?
amiruddin/tribun-timur.com
Anggota DPRD Maros, Muhammad Arsyad 

TRIBUN-MAROS.COM, MONCONGLOE - Anggota DPRD Maros, Muhammad Arsyad, menyoroti permohonan rekomendasi penutupan tambang ilegal oleh Komisi II DPRD Maros.

Hal tersebut disampaikan Arsyad, usai Komisi II bersurat kepada pimpinan DPRD, agar menerbitkan rekomendasi penutupan tambang ilegal, kepada Satpol PP dan Polres Maros.

Permohonan rekomendasi itu, merupakan buntut sidak Komisi II DPRD Maros, ke sejumlah lokasi tambang.

Utamanya di Kecamatan Mandai, Moncongloe, Tanralili dan Tompobulu.

Ini Identitas 1 Keluarga Tewas Dilindas Mobil Tangki Pertamina, Sahabat Sampaikan Duka di Facebook

Mantan Kabiro Umum Sulsel Ungkap Perjalanan Dinas Fiktif Gubernur ke Jepang

Bawaslu Sebut Peserta Pemilu di Makassar Habiskan Rp 10 Miliar untuk APK

"Kenapa baru sekarang baru ngotot mau ditutup tambang ilegal itu. Kemana mereka selama ini," kata Muhamad Arsyad kepada tribun-maros.com, Selasa (23/7/2019) sore.

Arsyad menambahkan, seharusnya Komisi II DPRD Maros mendesak Pemkab Maros, agar menerbitkan rekomendasi pengurusan izin.

Bukan malah melakukan moratorium rekomendasi izin tambang.

"Itu yang lebih penting. Bupati Maros Hatta Rahman harus mencabut moratorium rekomendasi izin itu," ujar Arsyad.

Pria yang juga politisi PDI Perjuangan Maros itu, menyebut tidak sedikit warga yang menggantungkan hidup di aktivitas tambang tersebut.

Ini Identitas 1 Keluarga Tewas Dilindas Mobil Tangki Pertamina, Sahabat Sampaikan Duka di Facebook

Mantan Kabiro Umum Sulsel Ungkap Perjalanan Dinas Fiktif Gubernur ke Jepang

Bawaslu Sebut Peserta Pemilu di Makassar Habiskan Rp 10 Miliar untuk APK

"Mereka mau makan apa, kalau aktivitas tambang itu ditutup. Harusnya Pemkab Maros menerbitkan rekomendasi, agar penambang ini bisa mengurus izinnya," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved