KPU Makassar Pastikan Anggaran Pilwali 2019 Lebih Besar

"Lebih besar dari Pilkada pasti. Tapi tidak sampai 100 persen (kenaikanya)," kata Ketua KPU Kota Makassar,;Farid Wajdi kepada awak media.

KPU Makassar Pastikan Anggaran Pilwali 2019 Lebih Besar
hasan/tribuntimur.com
Rapat Evaluasi Fasilitas Kampanye Pemilu tingkat Kota Makassar di Read Corner Cafe Jl Yusuf Dg Ngawi, Makassar, Selasa (23/07/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Anggaran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar tahun ini dipastikan mengalami kenaikan dibanding dengan Pilwalkot tahun lalu.

Pengakuan tersebut disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, Farid Wajdi disela sela Rapat Evaluasi Fasilitas Kampanye Pemilu tingkat Kota Makassar.

Rapat itu diadakan di Read Corner Cafe Jl Yusuf Dg Ngawi, Makassar, Selasa (23/07/2019). Hadir rapat itu Bawaslu Makassar, Perwakilan Partai, LSM dan awak media.

Kalla Logistics Sediakan Pelayanan Door to Door

Digugat Rp 100 Miliar, Baim Wong Sebut-sebut Partai Nasdem, Minta Astrid Beberkan Chat Lengkap!

TRIBUNWIKI: Hanya Ada 1 Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Kecamatan Biringkanaya Makassar, Ini Dia

"Lebih besar dari Pilkada pasti. Tapi tidak sampai 100 persen (kenaikanya)," kata Ketua KPU Kota Makassar,;Farid Wajdi kepada awak media.

Menurut Farid penyebab kenaikan anggaran Pilwali tahun karena ada teknicalitas pemilu atur set ulang.

Logistik dan material material yang harus dibelanja dan butuh peremajaan.

"Seperti kotak suara baru, bilik suara harus peremajaan dan ada keadaan sekarang yang sudah tidak layak pakai," sebutnya..

Sedangkan pada Pilkada 2018 lalu terjadi secara bersamaan.

Ada sharing bajet antara Pilwali dan Pilgub,sehingga tidak membutuhkan biaya lebih banyak.

Sedangkan tahun ini hanya Pilwakot saja.

Kalla Logistics Sediakan Pelayanan Door to Door

Digugat Rp 100 Miliar, Baim Wong Sebut-sebut Partai Nasdem, Minta Astrid Beberkan Chat Lengkap!

TRIBUNWIKI: Hanya Ada 1 Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Kecamatan Biringkanaya Makassar, Ini Dia

Namun Farid belum memastikan berapa besaran kenaikan anggaran untuk Pilwalkot tahun ini. "Besok baru bisa diketahui berapa angkanya," ujarnya.

Jika pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 lalu, penyelenggara mendapat kucuran dana dari pemerintah sekitar Rp60 miliar.

Farid memastikan untuk upah panitia Adhoc, tidak ada penambahan.

"Kalau PPK, PPS tidak bisa ditambah, tapi yang bisa kita bantu keuanganya. Misalnya pembanyak kegiatan kegiatan Bimtek," tuturnya. (*)

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved