eLSIM Bersama Rumah Forum Literasi Sulsel Gelar Kemah Literasi Inklusi Sulsel 2019 di Kanreapia

Mereka mempertemukan Puluhan Komunitas dan Ratusan Penggiat Literasi dari berbagai Kabupaten di Sulawesi Selatan, dari perkemahan yang dilaksanakan di

eLSIM Bersama Rumah Forum Literasi Sulsel Gelar Kemah Literasi Inklusi Sulsel 2019 di Kanreapia
Andika Mappasomba
Penggiat Literasi Sulawesi Selatan menggelar Perkemahan dengan tema Kemah Literasi Inklusi di Kampung Sayur Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Senin (22/7/2019). 

TRIBUN GOWA.COM, MALINO-Penggiat Literasi Sulawesi Selatan menggelar Perkemahan dengan tema Kemah Literasi Inklusi di Kampung Sayur Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Senin (22/7/2019). 

Mereka mempertemukan Puluhan Komunitas dan Ratusan Penggiat Literasi dari berbagai Kabupaten di Sulawesi Selatan, dari perkemahan yang dilaksanakan di Kampung Sayur Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa.

Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional, Begini Harapan Wabup Gowa

6 Fakta Suami Lihat Video Istri Berhubungan Intim dengan Kakek di Ladang Tebu,Kasus Lain Lebih Sadis

Apa Hipotermia? Kenali Penyebab, Gejalah, Pencegahan, Pengobatan dan Komplikasi yang Dapat Muncul

Pelanggan XL Home Kini Bisa Nonton Serial Animasi Nussa dan Rara

DPRD Takalar Gelar Rapat Paripurna, Ini Dibahas

Pada pertemuan yang digelar selama dua hari tersebut, penggiat literasi yang dikoordinir oleh eLSIM, Rumah Forum Literasi Sulsel dan Rumah Koran. 

Menurut Pengarah Kemah Literasi di Kanreapia Andhika Mappasomba Daeng Mammangka, mengatakan dalam kemah tersebut merekomendasikan kepada Pemerintah Sulawesi Selatan buah pemikiran untuk kemajuan Literasi bagi Masyarakat Sulawesi Selatan, antara lain;

Meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan Dunia Literasi dengan program yang lebih nyata dan tepat berdasarkan konteks masyarakat Sulsel.

Membuat (Perda atau Pergub) dan menerapkan regulasi yang lebih mengintegrasikan Literasi Inklusi pada lintas sektor/Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagaimana yang menjadi kebutuhan masyarakat di kekinian.  Dan mengacu kepada Gerakan Literasi/Perpustakaan Inklusi yang digaungkan oleh Perpusnas RI.

Selain itu juga mereka meminta Pemprov Sulsel melakukan Pengarusutamaan Literasi (PUL) Inklusi dan memiliki database serta peta indikatif Literasi Sulawesi Selatan.

Penggiat Literasi Sulawesi Selatan menggelar Perkemahan dengan tema Kemah Literasi Inklusi di Kampung Sayur Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Senin (22/7/2019).
Penggiat Literasi Sulawesi Selatan menggelar Perkemahan dengan tema Kemah Literasi Inklusi di Kampung Sayur Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Senin (22/7/2019). (Andika Mappasomba)

Memberikan Arahan yang jelas terkait Pentujuk dan Teknis pemanfaatan Dana Desa untuk pengembangan Literasi di Perdesaan, karena banyak Pemerintah Desa yang masih ragu atau abai terhadap penggunanaan dana desa terhadap gerakan literasi.

Penerbitan buku lokal Sulawesi Selatan dan membagiannya secara gratis pada masyarakat (Komunitas/Penggiat Literasi).

Dan Menempatkan pejabat yang berkenaan Perpustakaan dengan Personalia yang tepat (memahami Konsep, Prinsip dan Strategi dunia perpustakaan/ literasi secara luas) serta beberapa rekomendasi lainnya. (*)

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional, Begini Harapan Wabup Gowa

6 Fakta Suami Lihat Video Istri Berhubungan Intim dengan Kakek di Ladang Tebu,Kasus Lain Lebih Sadis

Apa Hipotermia? Kenali Penyebab, Gejalah, Pencegahan, Pengobatan dan Komplikasi yang Dapat Muncul

Pelanggan XL Home Kini Bisa Nonton Serial Animasi Nussa dan Rara

DPRD Takalar Gelar Rapat Paripurna, Ini Dibahas

Penulis: Syamsul Bahri
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved