Ribuan Nasabah Pindahkan Saldo Tambahan ke Rekening Lain, Bisakah Bank Mandiri Memintanya Kembali?

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengaku telah memblokir 2.670 rekening nasabah setelah kejadian gangguan sistem IT perseroan Sabtu, (20/7) lalu.

Ribuan Nasabah Pindahkan Saldo Tambahan ke Rekening Lain, Bisakah Bank Mandiri Memintanya Kembali?
(KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN)
Ribuan Nasabah Pindahkan Saldo Tambahan ke Rekening Lain, Bisakah Bank Mandiri Memintanya Kembali? 

Ribuan Nasabah Pindahkan Saldo Tambahan ke Rekening Lain, Bisakah Bank Mandiri Memintanya Kembali?

TRIBUN-TIMUR.COM - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengaku telah memblokir 2.670 rekening nasabah setelah kejadian gangguan sistem IT perseroan Sabtu, (20/7) lalu.

Rekening nasabah tersebut diblokir lantaran tercatat menerima saldo tambahan dan telah memindahkannya ke rekening lain.

"Yang sudah transfer atau menarik uangnya sudah kami block, mungkin mereka tidak sadar bertambah, tapi jumlahnya sangat sedikit, 2.670 nasabah dari total 1,5 juta atau 10% nasabah yang mengalami gangguan," kata," Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas, Sabtu (20/7).

Lantas apakah, bank berlogo pita emas ini dapat meminta nasabah yang telah memindahkan saldo tambahannya?

Nyatanya tak semudah itu.

Sejumlah nasabah Bank Mandiri, melakukan pengaduan berkurangnya saldo rekening mereka di kantor Bank Mandiri Cabang Panakkuang, Jl Boulevard, Makassar, Sabtu (20/7/2019).Selain itu, nasabah Bank Mandiri, juga mendatangi kantor cabang Bank Mandiri di Cakranegara.
Sejumlah nasabah Bank Mandiri, melakukan pengaduan berkurangnya saldo rekening mereka di kantor Bank Mandiri Cabang Panakkuang, Jl Boulevard, Makassar, Sabtu (20/7/2019).Selain itu, nasabah Bank Mandiri, juga mendatangi kantor cabang Bank Mandiri di Cakranegara. (Sanovra JR/Tribun timur)

Alasannya, dalam General Conditions for Account Opening (GCAO) alias syarat dan ketentuan pembukaan rekening Bank Mandiri tak mengatur ketentuan soal ini.

Malah, transaksi tersebut justru dianggap sah, serta mengikat bank dan nasabah

"Instruksi yang terekam dan dihasilkan dari sarana elektronik yang digunakan oleh bank merupakan bukti yang sah dan mengikat pemilik rekening dan bank," bunyi pasal 6.2 GCAO Bank Mandiri.

Dalam pasal 2.3 GCAO pun dinyatakan meski jika terjadi perbedaan data antara bank dan nasabah, data milik bank yang diakui. Kecuali dapat dibuktikan sebaliknya.

Halaman
123
Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved