Camat Tinggimoncong Gowa Mengaku Sudah Edukasi Warga Soal Fungsi Hutan

Lahan lereng Gunung Bawakaraeng tersebut dulunya merupakan hutan. Namun kini banyak berubah menjadi lahan perkebunan warga.

Camat Tinggimoncong Gowa Mengaku Sudah Edukasi Warga Soal Fungsi Hutan
Paulus Tandibone
Pantauan kondisi lereng Gunung Bawakaraeng Kabupaten Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Camat Tinggimoncong, Andry Maurizt mengatakan telah berupaya memberikan edukasi soal fungsi hutan di Lereng Gunung Bawakaraeng.

"Kami secara berkala dengan seluruh jajaran pemerintah selalu memberikan edukasi kepada masyarakat," kata Andry kepada Tribun, Senin (22/7/2019).

Menurutnya, edukasi tersebut ditandai dengan penyuluhan-penyuluhan yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong kepada masyarakat.

Selain itu, ia juga mengaku berupaya menghijaukan kembali lereng Gunung Bawakaraeng dengan penanaman pohon.

"Kami menanam pohon di batas-batas tanah mereka (masyarakat)," imbuhnya.

Andry menuturkan, perubahan hutan menjadi lahan perkebunan di Lereng Gunung Bawakaraeng bukanlah disebabkan oleh kelalaiannya.

Menurutnya, perubahan fungsi lahan tersebut banyak dilakukan warga setempat sebelum dirinya menjabat.

Andry mengaku menjabat sebagai Camat Tinggimoncong sejak tahun Januari 2016 lalu.

"Daerah situ sudah jadi lahan pertanian sebelum saya camat. Jadi saya jadi camat sudah area perkebunan," imbuh Andry.

"Makanya Bapak Bupati Gowa melakukan review RT/RW agar beralih fungsi lahan-lahan (perkebunan) tersebut," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved