CITIZEN REPORT

Walubi Ramah Ramah dengan Pembimas Buddha Sulsel Pandhit Amanvijaya

Laporan Wakil Ketua 3 DPD Walubi Sulsel Miguel Dharmadjie ST CPS® dari Kota Makassar.

Walubi Ramah Ramah dengan Pembimas Buddha Sulsel Pandhit Amanvijaya
Dokumentasi DPD Walubi Sulsel
Pengurus DPD Walubi Sulsel dengan Pembimas Buddha Sulsel Pandhit Amanvijaya, S.Ag., M.M., M.Pd.B. (ke-8 dari kiri) di Restoran Bambuden I Lantai 3, Makassar, Jumat (19/7/2019) malam lalu. 

oleh: Miguel Dharmadjie ST CPS®
Wakil Ketua 3 DPD Walubi Sulsel
Melaporkan dari Kota Makassar

Dewan Pengurus Daerah Perwakilan Umat Buddha Indonesia (DPD Walubi) Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan acara “Lebih Dekat dalam Pengabdian bersama Bapak Pandhit Amanvijaya SAg MM MPdB sebagai Pembimas Buddha Provinsi Sulsel,” Jumat (19/7/2019) malam.

Bertempat di Restoran Bambuden I Lantai 3, Kota Makassar. Acara dikemas dalam bentuk ramah tamah.

Dihadiri 150 orang undangan terdiri atas pimpinan, pengurus dan umat berbagai klenteng, vihara dan cetiya yang ada di Sulsel, khususnya Kota Makassar.

Turut hadir jajaran pengurus DPD Walubi Sulsel (Dewan Kehormatan, Dewan Pengawas, Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Koordinator serta Anggota Bidang).

Ketua DPD Walubi Sulsel Henry Sumitomo mengatakan acara tersebut diadakan untuk dapat lebih mengenal Pembimas Buddha Sulsel yang baru serta untuk menjalin sinergi antara DPD Walubi Sulsel dengan Pembimas Buddha Sulsel dalam membangun kebersamaan guna memajukan agama Buddha di Sulsel.

Pembimas Buddha Sulsel Pandhit Amanvijaya mengapresiasi acara tersebut karena dapat saling mengenal melalui tatap muka dan berkomunikasi.

Senada dengan DPD Walubi Sulsel, Pembimas Buddha Sulsel yang dilantik oleh Kakanwil Kementerian Agama Prov. Sulsel pada 21 Juni 2019 lalu ini menekankan pentingnya pendidikan dan pendirian yayasan pendidikan buddhis.

Nobar Final Piala Indonesia di Indicafe Telkom, Ada Talkshow Bareng Legenda PSM Makassar

Polisi di Toraja Bubarkan Tiga Lokasi Judi Sabung Ayam, Berapa Ditangkap ?

Hal tersebut dimaksudkan untuk membangun dan menguatkan pendidikan buddhis dalam menghasilkan sumber daya manusia buddhis yang berkualitas dan andal.

Eksistensi Pembimas Buddha karena adanya umat Buddha, untuk itu Pembimas Buddha sebagai wakil pemerintah mempunyai tanggungjawab menjembatani dan memfasilitasi program pemerintah dalam bidang agama serta melayani dalam urusan agama dan pendidikan kepada umat Buddha.

Pembimas Buddha kelahiran Singaraja ini juga memberikan penjelasan tentang program-program Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha (Ditjen Bimas Buddha) Kementerian Agama RI, termasuk Swayamvara Tripitaka Gatha sebagai program nasional Ditjen Bimas Buddha yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang.

Pada akhir sambutannya Kepala Seksi Ketenagaan dan Kesiswaan pada Subdit Pendidikan Tingkat Dasar dan Menengah Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI sebelum dilantik sebagai Pembimas Buddha Sulsel ini menekankan pentingnya sinergi dan kerjasama timbal balik antara pemerintah dan umat Buddha.

“Semoga melalui sinergi dan kerjasama yang terjalin antara pemerintah dan umat Buddha, maka kemajuan dan perkembangan umat Buddha di Sulsel akan tercipta, “ katanya.

Adapun rangkaian acara dalam kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini yaitu penyerahan cinderamata kepada Pembimas Buddha Sulsel oleh Ketua Walubi Sulsel.

Juga ada doa makan malam, makan malam, sesi tanya jawab, penampilan seni dari Vihara Girinaga dan foto bersama para tamu undangan dengan Pembimas Buddha Sulsel. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved