Anak-anak Gowa Diedukasi Bijak Teknologi Sambut HAN

Untuk itu, Karim meminta peran serta orang tua kiranya bisa aktif mengontol anak-anaknya dalam menggunakan tekologi di era saat ini.

Anak-anak Gowa Diedukasi Bijak Teknologi Sambut HAN
ari maryadi/tribungowa.com
Seminar parenting "Anak dalam arus teknologi informasi dan komunikasi problem dan solusinya" di Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Pusat Belajar Guru (PBG) Kabupaten Gowa memberikan edukasi bijak menggunakan teknologi kepada anak-anak, orang tua, dan guru.

Ketua PBG Kabupaten Gowa, Abdul Karim Tahir mengatakan, teknologi berpotensi memberikan dampak negatif bagi perkembangan anak apabila tidak disikapi dengan bijak.

Untuk itu, Karim meminta peran serta orang tua kiranya bisa aktif mengontol anak-anaknya dalam menggunakan tekologi di era saat ini.

"Kami ingin menyadarkan orang tua betarap berbahayanya perangkat teknonologi terhadap anak jika tidak dikontrol dengan baik," kata Karim di Gowa, Minggu (21/7/2019).

Edukasi tersebut diberikan dalam bentuk seminar parenting di Pelataran Istana Tamalate. Terlebih momentum Hari Anak Nasional tidak lama lagi akan digelar.

"Kesuksesan anak-anak kita tergantung dari kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah dalam hal ini guru dan juga anak-anak," sambungnya.

Seminar parenting tersebut diketahui mengusung tema "Anak dalam arus teknologi informasi dan komunikasi problem dan solusinya".

Sementara itu Project Leader Putra Sampoerna Fondation (PSF) School Development outreach, Agus Sampurno mengungkapkan orang tua harus menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya dalam menggunakan teknologi.

Agus mencontohkan, orang tua tidak boleh memberikan komentar sinis terhadap anak-anaknya. Sebaliknya, para orang tua diminta memberikan semangat.

Menurutnya, orang tua mesti mampu membedakan mana ruang publik serta mana ruang privat yang bisa menyampaikan keluh kesah.

"Tidak boleh curhat sembarangan karena orang dewasa," imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan orang tua juga harus salling follow antara orang tua dan anak. Harapnnya, guru maupun orang tua bisa mengenali potensi maupun mewaspadai hal-hal yang perlu.

Tidak hanya dari media sosial bisa juga dari tayangan-tayangan selama ini ada.

"Kami berusaha memberikan gambaran akan penggunaan teknologi atau dalam hal ini media sosial. Sebab anak-anak kita mesti diberi pendampingan dalam berteknologi," tandasnya.

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved