Tribun Wiki

TRIBUNWIKI:Profil Seno Gumira Ajidarma, Sastrawan Ternama, Ceritakan Momen Terakhir Bersama Arswendo

Pada tahun 1987, Seno mendapat Sea Write Award. Berkat cerpennya Saksi Mata, Seno memperoleh Dinny O’Hearn Prize for Literary, 1997.

TRIBUNWIKI:Profil Seno Gumira Ajidarma, Sastrawan Ternama, Ceritakan Momen Terakhir Bersama Arswendo
KOMPAS.com/THALIA SHELYNDRA WENDRANIRSA
Seno Gumira Ajidarma 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Budayawan dan sastrawan Arswendo Atmowiloto meninggal dunia karena sakit.

Saat berjuang menghadapi sakit, Arswendo Atmowiloto bersama Seno Gumira Ajidarma membuat buku berisi kumpulan tulisan tentang komik.

Dilansir dari tribunnews.com Seno Gumira menceritakam momen terakhirnya bersama mendiang Arswendo Atmowiloto.

Saat itu, setahun silam, Seno Gumira dan Arswendo berada dalam satu acara yang sama.

Arswendo kemudian diminta untuk memberikan pandangannya tentang humor.

Seno Gumira yang saat itu mengundang Arswendo untuk hadir di acaranya, mengaku terkagum dengan jawaban daro Arswendo.

"Saya kira mungkin setahun lalu dalam simposium humor ya. Saya mengundang beliau menjadi penyimpul simposium itu," kata Seno Gumira saat ditemui di rumah duka Arswendo Atmowiloto di kawasan Petukangan Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).

"Dan beliau menyimpulkan dengan bagus bahwa sebenarnya humor bukan hanya bikin ketawa, tapi bisa jadi penyelamat bangsa," jelasnya.

Sastrawan dan budayawan Arswendo Atmowiloto meninggal sore tadi di kediamannya. Sempat dirawat beberapa pekan lalu di RSPP Kebayoran Baru.

Penulis novel Keluarga Cemara itu menghembuskan napas terakhir di usia 70 tahun karena sakit kanker kandung kemih.

Halaman
1234
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved