Tengah Malam, Pansus Hak Angket Periksa Auditor Inspektorat Pemprov Sulsel

Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Makassar yang diketuai Kadir Halid menghadirkan Auditor Inspektorat Pemprov Sulsel, Sri Wahyuni Nurdin.

Tengah Malam, Pansus Hak Angket Periksa Auditor Inspektorat Pemprov Sulsel
abd azis/tribun-timur.com
Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Makassar menghadirkan dua Staf Khusus Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Munawar Akil alias Toteng dan M Rusdi, Jumat (19/7/2019). 

Laporan Wartawan tribuntimur.com/ Abdul Azis Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sidang hak angket Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan berlanjut hingga tengah malam, Jumat (19/7/2019).

Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Makassar yang diketuai Kadir Halid menghadirkan Auditor Inspektorat Pemprov Sulsel, Sri Wahyuni Nurdin.

Ketua Pansus Hak Angket DPRD Sulawesi Selatan Kadir Halid mengatakan bahwa salah satu temuan Inspektorat adalah perjalanan fiktif. "Apa betul itu," tanya Kadir.

"Betul pak," jawab Sri.

"Perjalanan fiktif ini milik staf," tanya Kadir lagi saat membaca LHP Inspektorat di OPD Biro Umum.

"Saya tidak ingat. Sangat banyak OPD saya periksa, saya tidak ingat semua," jawab Sri.

Kadir kemudian bertanya lagi. "Apakah ada perjalanan fiktif di Jepang.

"Tidak ada perjalanan fiktif di Jepang," jelas Sri.

"Itu ada dalam biro umum. Ada dalam (perjalanan) daerah, kalau luar daerah saya tidak ingat," Sri menambahkan.

"Anggaran tahun 2018 dan 2019?," tanya Kadir.

"Perjalanan fiktif dinas luar negeri 2018 untuk biro umum tidak ada," jelasnya.

Kadir mengatakan, dalam LHP, nilainya Rp 268 juta. Tidak didukung administrasi yang lengkap. Artinya temuan sebesar ini banyak orang yang melakukan perjalanan dinas.

"Ada juga temuan kemahalan harga makanan dan minuman 2018. Nilainya Rp 48 juta lebih. Termasuk peralatan dan perlengkapan," ujar Kadir sebari membaca LHP itu.

Kadir kemudian memberikan kesempatan kepada anggota Pansus Hak Angket DPRD Sulsel. Salah satunya, Fahruddin Rangga.

"Saudari mau memberikan penjelasan atau tidak. Apa alasan ibu," kata Rangga.(zis)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved