Pria Ngamuk Parangi Badannya di Tamanroya Jeneponto, Ini Langkah yang Diambil Polisi

Seorang pria mendadak heboh saat aksi menolak relokasi Pasar Tamanroya ke Pasar Boyong, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto

Pria Ngamuk Parangi Badannya di Tamanroya Jeneponto, Ini Langkah yang Diambil Polisi
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul 

TRIBUNJENEPONTO.COM, TAMALATEA - Seorang pria mendadak heboh saat aksi menolak relokasi Pasar Tamanroya ke Pasar Boyong, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto, Jumat (19/7/2019) pagi.

Sesosok pria itu diketahui bernama Kamaruddin Dg Emba (42) seorang warga Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.

Aksi pria yang akrab disapa Dg Emba ini mendadak viral, dengan aksinya memarangi badannya menggunakan sebilah golok.

Baca: Kadis Perdagangan Jeneponto Diadang Pria Bergolok di Pasar Tamanroya

Baca: Kronologi Polisi Takalar Aniaya Pelayan Kafe Karamaka Jeneponto Gegara Tolak Berhubungan Badan

Baca: Relokasi Pasar Tamanroya Jeneponto, Warga Pertanyakan Janji Politik Iksan Iskandar

Maski demikian tak ada luka sedikitpun yang membekas di tubuhnya.

Kassubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan Polisi saat ini hanya mensterilkan situasi.

Pria yang ngamuk juga hanya berteriak-teriak dan tidak ada laporan pengancaman.

"Tidak ada karena sejauh ini juga tidak ada yang melaporkan pengancaman," kata Syahrul, Sabtu (20/7/2019) siang.

"Mereka hanya berteriak-teriak di jalan, tindakan anggota pada saat itu mensterilkan situasi," tuturnya.

Polisi juga meminta para pengunjuk rasa membubarkan diri dan tak perlu melakukan aksi.

"Dengan meminta kepada para pengunjuk rasa agar membubarkan diri, tidak perlu melakukan aksi seperti itu," jelas Syahrul.

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved