Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Semen Tiongkok Ancam Pasar Semen Lokal

Jumlah produsen semen di Indonesia bertambah dua kali lipat dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masuknya semen asal Tiongkok ke Indonesia memberikan dampak yang cukup besar terhadap perusahaan semen dalam negeri.

Apalagi kapasitas total produksi semen domestik mencapai sekitar 107 juta ton, sementara konsumsi atau permintaan hanya berkisar 63 juta ton-68 juta ton.

Belum lagi jumlah produsen semen di Indonesia bertambah dua kali lipat dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Marketing Division Head Bosowa Semen, Nur Alamsyah, Kamis (18/7/2019) mengatakan Bosowa Semen yang berada di kawasan tengah dan timur Indonesia sangat merasakan dampak masuknya semen Tiongkok dengan harga murah.

Baca: Selain Tiket, Kantong Bekas Bosowa Semen Bisa Ditukar Kaos PSM Juga, Yuk Buruan!

Baca: CSR Semen Tonasa Bantu Korban Banjir di Kalimantan Timur

“Dengan beroperasinya pabrik Semen Tiongkok di Pulau Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua Barat, pastinya pasar semakin kompetitif,” katanya.

Bukan hanya di sisi supply, namun ditambah dengan strategi pasar dengan harga murah, dengan kisaran harga Rp 5.000-8.000 per zak lebih murah.

“Tentunya ini memberikan efek yang cukup besar terhadap profitability Bosowa Semen. Sehingga kami sekarang harus mengatur ulang lagi portopolio daerah yang berdampak kepada utilitas pabrik kami," tuturnya.

Sementara Direktur Utama PT Semen Tonasa (persero), Subhan menuturkan masuknya semen asal Tiongkok dengan harga lebih murah tidak merubah posisi Semen Tonasa sebagai market leader.

“Alhamdulillah Semen Tonasa terus melakukan upaya peningkatan daya saing untuk mengantisipasi persaingan yang semakin kuat,” tuturnya.

Baca: Tinggalkan Sinetron Pilih Jadi Istri Jenderal TNI, Inilah Foto-foto Rumah Mewah Artis Bella Saphira

Baca: Benarkah Ahok Selingkuhi Puput Nastiti Devi Saat Masih Jadi Ajudan Veronica Tan? Ini Kata BTP

Manajemen juga secara konsisten menjaga dan meningkatkan kualitas dan channel distribusi demi mempertahankan posisi kami sebagai market leader di KTI.

Saat ini, harga eceran semen kemasan 40 kg Rp 47 ribu-48 ribu per zak dan kemasan 50 kg kisaran Rp 58 ribu-59 ribu per zak untuk wilayah Makassar dan sekitarnya.

Minta Batasi Pabrik Baru

Bosowa Semen mengharapkan adanya ketegasan pemerintah, utamanya dalam membatasi adanya pabrik semen baru di Indonesia.

Marketing Division Head Bosowa Semen, Nur Alamsyah, berharap pemerintah tidak lagi memberi izin pembuatan pabrik baru di Indonesia, namun bukan membatasi masuknya investasi di Indonesia.

"Kami pun tidak alergi dengan persaingan, tetapi harus sehat. Hanya saja industri semen dari luar negeri masuk dengan harga rendah sehingga membuat persaingan tidak sehat," katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved