PT Semen Tonasa Pangkep Bantah Menunggak Pajak Kendaraan, Ini Penjelasannya

Dia mengatakan, hal ini berdasarkan risalah lelang yang dikeluarkan oleh kantor pejabat lelang Kelas II Makassar tanggal 22 Januari 2018.

PT Semen Tonasa Pangkep Bantah Menunggak Pajak Kendaraan, Ini Penjelasannya
munjiyah/tribunpangkep.com
Kepala Unit Humas dan Sekretariat PT Semen Tonasa, Andi Muhammad Said Chalik menyampaikan hak jawab soal tunggakan pajak kendaraan dinas (Randis) yang menunggak hingga ratusan juta rupiah. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - PT Semen Tonasa menyampaikan hak jawab mengenai tunggakan pajak Kendaraan Dinas (Randis) PT Semen Tonasa yang menunggak hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Unit Humas dan Sekretariat PT Semen Tonasa, Andi Muhammad Said Chalik menjelaskan hal tersebut di depan awak media Pangkep di Dg Ichal Coffe, Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep, Sulsel, Jumat (19/7/2019).

Dia mengatakan, hal ini berdasarkan risalah lelang yang dikeluarkan oleh kantor pejabat lelang Kelas II Makassar tanggal 22 Januari 2018.

Pada saat itu telah dilakukan pertemuan dengan pihak terkait untuk dilakukan klarifikasi atas pemberitaan di media, yaitu dengan pihak UPTD Pangkep dan pihak Dispenda Provinsi Sulsel.

"Jadi kesimpulan dari pertemuan kami, pihak PT Semen Tonasa dan perusahaan afiliasi (Dana Pensiun PT Semen Tonasa), bukan lagi pemilik kendaraan seperti berita yang termuat di media atas sumber dari UPTD Pangkep, karena sudah dilakukan proses lelang secara resmi," ujarnya.

Selain itu, kata Chalik pihak UPTD Pangkep masih menggunakan data base lama dan seharusnya diperbaharui.

"Poin kedua hasil pertemuan, UPTD Pangkep masih memegang dan menarik data base lama, sehingga belum ada balik nama. Kemudian, atas dasar itu pihak UPTD Pangkep lalu menggunakan nama PT Semen Tonasa sebagai pemilik kendaraan," jelasnya.

Chalik menyebut, hak jawab ini harus disampaikan agar tidak ada kesalahpahaman di kalangan PT Semen Tonasa dan UPTD Pendapatan, hingga kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan.

"Intinya PT Semen Tonasa itu taat  pajak, ini hanya miss komunikasi saja dengan pihak UPTD Pendapatan Pangkep dan sudah jelas, kendaraan yang menunggak bukan lagi tanggung jawab Tonasa," ungkapnya.

Dia menyebut, 39 kendaraan dinas itu telah dilelang tanggal 22 Januari 2018 lalu melalui PT Tri Agung Luminta.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved