Kronologi Polisi Takalar Aniaya Pelayan Kafe Karamaka Jeneponto Gegara Tolak Berhubungan Badan

Kronologi polisi Takalar Aniaya Pelayan Kafe Karamaka Jeneponto Gegara Tolak Berhubungan Badan

Kronologi Polisi Takalar Aniaya Pelayan Kafe Karamaka Jeneponto Gegara Tolak Berhubungan Badan
humas Polres Jeneponto
Kronologi Polisi Takalar Aniaya Pelayan Kafe Karamaka Jeneponto Gegara Tolak Berhubungan Badan 

Kronologi polisi Takalar Aniaya Pelayan Kafe Karamaka Jeneponto Gegara Tolak Berhubungan Badan

TRIBUN-TIMUR.COM - Oknum polisi berinisial W menganiaya pelayan kafe, Kamis (18/7/2019).

Oknum polisi berpangkat Bripka tersebut bertugas di Polres Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Korban berinisial ID (23) bekerja di Kafe Karamaka, Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala Barat, Jeneponto.

ID dianiaya lantaran tak mau layani Bripka W untuk Berhubungan Badan.

Baca: Ini Struktur Pengurus PDIP Sulsel Periode 2019-2024, Ada Nama Yagkin Padjalangi

Baca: Prodia Regional Sulampua Undang 200 Customer Gold di Aston

Baca: 4 Film Layar Lebar yang Sedang Tayang di Bioskop XXI Nipah Mall, Ini Jadwalnya

Hal tersebut dibenarkan Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul saat dikonfirmasi TribunJeneponto.com, Jumat (19/7/2019) malam.

Syahrul menjelaskan, awalnya Bripka W bersama teman-temannya pesta minuman keras (miras) di Kafe Karamaka, Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala Barat, Jeneponto.

Baca: Target Rampung 2021, Progres Perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Capai 1,9 Persen

Baca: Menang Paket Umroh Tora Moka, Warga Makassar Ini Tidak Respon

Baca: Sudah Punya 3 Juta Nasabah, Pinjaman Online Kredit Pintar Akan Sosialisasi di Makassar

"Sekitar Pukul 21.00 Wita Bripka W bersama temannya tiba di Kafe Karamaka dan memesan bir dua dos," kata AKP Syahrul.

"Saat pesta miras, Bripka W bersama teman-temannya dilayani enam pelayan termasuk ID. Pelaku kemudian minta dilayani (berhubungan badan) oleh ID,  namun ditolak," jelas AKP Syahrul.

Bripka W emosi kemudian menganiaya korban hingga mengalami luka terbuka bagian bibir, keluar darah di hidung, memar dan bengkak pada bagian muka sebelah kanan serta kelopak mata.

Baca: Warga Timporongan Pangkep Tewas Ditabrak Avanza, Sopirnya Kabur

Baca: Hadirkan Teman SMA Sudirman Sulaiman, Pansus Hak Angket Geleng-geleng Kepala

Baca: Relokasi Pasar Tamanroya Jeneponto, Warga Pertanyakan Janji Politik Iksan Iskandar

"Bripka W menganiaya dengan cara memukul dan menginjak-injak muka korban," sambung AKP Syahrul.

Kasat Raskrim Polres Jeneponto, AKP Boby Rachman yang dikonfirmasi mengatakan kasus penganiayaan sudah ditangi Polsek Bangkala.

"Sudah ditangani Polsek Bangkala," kata AKP Boby Rachman melalui pesan WhatsApp.

Baca: Jangan Asal Percaya! Ini 10 Mitos Pola Hidup Sehat yang Justru Merusak Tubuh dan Bikin Sakit

Baca: Penyidik Polda Sulbar Periksa Pelapor dan Saksi Soal Dugaan Ijazah Palsu Oknum Caleg Mamasa

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Baca: Pakai Foto Polisi Tak Mempan Ajak ke Hotel,Cowok Ini Bawa Kabur Motor Cewek yang Dikenal di WhatsApp

Baca: Terungkap Dugaan Penyebab Kebakaran di Bontoperak Pangkep

Baca: VIDEO: Aksi Galang Dana ACT-MRI dan Pemuda Muslim Toraja Utara Bantu Korban Luka Bakar di Rantetayo

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved