Gugat KPU Maros di MK, Gerindra Minta PSU di 16 TPS

Gugatan DPC Partai Gerindra Maros, saat ini tengah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugat KPU Maros di MK, Gerindra Minta PSU di 16 TPS
ansar/tribuntimur.com
Ketua Gerindra Maros, Muh Ilyas Cika saat menemui korban babjir yang mengungsi di rujab Wakil Ketua DPRD Maros, jalan Taufik, Kelurahan Alliritengae, Kecamatan Turikale. 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Gugatan DPC Partai Gerindra Maros, saat ini tengah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Partai besutan Prabowo Subianto tersebut, menggugat hasil Pemilihan Legislatif (Pileg), di Daerah Pemilihan (Dapil) Maros 1.

Dapil tersebut meliputi Kecamatan Turikale dan Maros Baru.

Baca: Tidak Dapat Kursi, Gerindra Gugat Hasil Pileg di Dapil Maros 1

Baca: Dilantik Bulan Depan, 35 Anggota DPRD Maros Bakal Habiskan Rp 1,3 Miliar

Baca: Cari Rumah di Daerah Maros? Ada Kupa Royal Park, DP Cuma Rp 4 Juta, Gratis Balik Nama

Ketua DPD Partai Gerindra Maros, Muhammad Ilyas Cika, mengatakan gugatannya di MK, terkait dugaan pelanggaran administrasi pada 16 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

TPS tersebut semuanya berada di Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Maros.

"Iya, gugatan kami sementara bergulir di MK, terkait hasil Pileg di Dapil Maros 1," kata Muhammad Ilyas Cika, kepada tribun-maros.com, Jumat (19/7/2019).

Sementara itu, kuasa hukum Gerindra Maros, Jufri Hafid, berharap MK dalam putusannya, berani melakukan terobosan hukum.

Pasalnya, Jufri menduga telah terjadi pelanggaran secara terstruktur, sistematis, dan massif di Dapil Maros 1.

Hal tersebut telah terbukti, saat Gerindra sebelumnya melayangkan gugatan ke Bawaslu Maros.

"Karena putusan MK sifatnya final and binding, kami berharap MK dalam putusannya memerintahkan dilaksanakannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 16 TPS itu," ujar Jufri Hafid.

Halaman
123
Penulis: Amiruddin
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved