Festival F8 Dibatalkan, Deng Ical Minta Pemkot Beri Alasan Tepat ke Masyarakat

Pria yang akrab disapa Deng Ical mengatakan, tak mempermasalahkan pembatalan F8, asalakan pemkot memiliki alasan yang jelas.

Festival F8 Dibatalkan, Deng Ical Minta Pemkot Beri Alasan Tepat ke Masyarakat
fahrizal/tribun-timur.com
Mantan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI mengomentari terkait pembatalan event Makassar Internasional Eight Festival (F8).

Seperti diketahui, F8 atau festival Fusion Music, Fashion, Film, Fine Art, Fiction Writers & Font, Food & Fruit, Folk dan Flora & Fauna, adalah event yang digagas di masa pemerintahan Syamsu Rizal bersama Danny Pomanto.

Pria yang akrab disapa Deng Ical mengatakan, tak mempermasalahkan pembatalan F8, asalakan pemkot memiliki alasan yang jelas.

"Pertama dasar pemikirannya, saya tak permasalahkan itu mau dibatalkan atau tidak, tetapi kalau alasannya tepat itu tak masalah," kata Deng Ical, Kamis (17/7/2019).

"Mungkin kalau ada yang dianggap lebih penting, yah silahkan saja, tetapi kalau tak ada alasan hanya misalnya persoalan tidak ada anggaran atau ada yang lebih dibutuhkan, itu mesti dipikirkan kembali," tambah Deng Ical.

Ia mengatakan, F8 telah menjadi salah satu brand Makassar, yang membantu brand di tingkat nasional hingga internasional.

"Kalau memang ada kegiatan lain yang kira-kira cocok, tidak ada ji masalah, karena kita sadar betul yang paham adalah pemkot, dalam hal ini Pj wali kota dan jajaran," sebutnya.

Ical meyakini, tidak mungkin Pj wali kota akan mengambil keputusan sendiri, dan pasti akan mendengar masukan OPD-nya.

Ia juga menyebut kemungkinan ada pertimbangan teknis yang sudah tidak cocok.

"Ini yang kita tidak tahu. Makanya saya bukan dalam wilayah setuju atau tidak, tetapi selama ada rasionalisasinya, tak masalah, yang penting Makassar masih tetap punya kesempatan untuk dikenal orang, mau lewat kegiatan apa saja, silahkan Pj dan OPD merumuskan," ucap Ketua PMI Kota Makassar ini.

"Saya tak bisa Suudzon ke mereka, karena setiap zaman ada orangnya, ada isunya. Jadi kami yang sudah berlalu, tinggal dijelaskan saja, tak bisa dipaksakan apalagi mau menghujat, tidaklah," tutup Deng Ical. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved