Tegakkan Siri', Danny Pomanto Akan Bikin Sendiri Festival F8, Undang Jokowi

Ide itu muncul setelah Pemerintah Kota Makassar membatalkan pelaksanaan festival yang populer dengan nama F8 itu.

Tegakkan Siri', Danny Pomanto Akan Bikin Sendiri Festival F8, Undang Jokowi
fahrizal/tribun-timur.com
Mantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar periode 2014-2019, Mohammad Ramdhan Pomanto memikirkan untuk membuat sendiri event Makassar International Eight Festival.

Ide itu muncul setelah Pemerintah Kota Makassar membatalkan pelaksanaan festival yang populer dengan nama F8 itu.

Disebut F8 karena acaranya terdiri 8 kegiatan. Yaitu Fusion Music, Fashion, Film, Fine Art, Fiction Writers & Font, Food & Fruit, Folk dan Flora & Fauna.

"Kesimpulan pertama, F8 harus bisa kita laksanakan. Saya coba diskusi dengan beberapa sponsor, mereka bilang akan tetap mendukung, jadi Insya Allah kita akan coba gelar," kata Danny dalam diskusi di rumahnya, Jl Amirullah, Makassar, Kamis (17/7/2019).

Jika jadi dilaksanakan, Danny ingin F8 digelar pada Oktober, lebih lambat sebulan dari jadwal sebelumnya.

Ia bahkan berniat mengundang Presiden Joko Widodo untuk menghadiri event yang merupakan gagasannya itu.

"Kalaupun kita sepakat laksanakan, tanpa uang pemerintah, saya minta dilaksanakan Oktober karena September pasti tak cukup waktu lagi. Kita bikin pasca pelantikan bapak presiden dan kita undang presiden datang," kata mantan Wali Kota Makassar ini.

"Barangkali inilah hikmah momen ini, dan saya kira kita juga mau bantu pemkot dan pemrov. Ini siri'na Makassar, makanya jangan pakasiriki Makassar. Biarkan kami bantu tegakkan siri'na mereka. Apapun yang terjadi, kita harus laksanakan ini," tegasnya.

Danny yakin, pengalamannya tiga tahun menggelar F8 dapat menjadi modal.

Apalagi Ia mengaku telah mendapat dukungan langsung dari pusat, dalam hal ini Kementerian Pariwisata.

"Kalau saya coba ukur-ukur, saya yakin ini bisa dilaksanakan. Kita persiapkan lebih bagus lagi, dan saya yakin pengalaman melaksanakan tiga tahun, ditambah kepercayaan pusat. Mereka mendukung walau tanpa pemkot dan pemprov, karena yang dilihat bukan pelaksananya," imbuhnya.

Lanjut Danny, ia selanjutnya akan membuat permohonan penggunaan tempat ke pemkot.

"Kita segera membuat permohonan tempat ke pemkot, kalau tak dikasih, ini sudah berlebihan dan indikasinya kurang bagus. Tapi saya yakin pj wali kota dan gubernur akan kasih, karena alasan pembtalan karena anggaran," pungkas Danny. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved