Soal Tunggakan Randis, Kepala DPKD Luwu Timur: Kami Tak Akan Bayar

Tunggakan tercatat sejak tahun 2003, 2004, 2014 hingga Juni 2019. Data diperoleh dari UPT pendapatan wilayah Luwu Timur.

Soal Tunggakan Randis, Kepala DPKD Luwu Timur: Kami Tak Akan Bayar
Ivan/Tribunlutim.com
Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Luwu Timur, Ramadhan Pirade 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Sebanyak 588 unit Kendaraan Dinas (Randis) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur, Sulsel, mengalami tunggakan pembayaran pajak.

Tunggakan tercatat sejak tahun 2003, 2004, 2014 hingga Juni 2019. Data diperoleh dari UPT pendapatan wilayah Luwu Timur.

Dari kendaraan yang menunggak itu, sudah ada yang dilelang.

Ada juga pemenang lelang tak melakukan balik nama, sebagai pemilik yang baru. Selain itu ada yang sudah kadaluarsa.

"Data Samsat Luwu Timur, tunggakan randis pemerintah Luwu Timur mencapai Rp 292 juta," kata Kepala UPT pendapatan wilayah Luwu Timur, Abd Haris wartawan, Kamis (18/7/2019).

Video Mesum Anak SD di Magetan Viral di WhatsApp (WA), Begini Nasib Kedua Pemerannya Sekarang

Desa Marasende Transparansikan APBDes, Genjot Pengelolaan Bibit Rumput Laut

Pacu Penjualan All New Livina, Nissan Gelar Pameran di TSM dan Tawarkan Diskon Jutaan Rupiah

Detik-detik Pengantin Pria Putar Video Perselingkuhan Mempelai Wanita di Pesta Pernikahan, Heboh Deh

Ia mengatakan, tunggakan itu sudah dikordinasikan dengan Pemkab Luwu Timur.

"Semua tunggakan sudah dikoordinasikan dengan dinas terkait," kata Haris.

Sementara, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Luwu Timur, Ramadhan Pirade mengataka, randis sudah ada yang dilelang.

"Randis yang menunggak itu randis yang sudah dilelang, dan selanjutnya hak pemenang lelang," tutur Ramadhan

Ramadhan mengatakan, tidak akan membayar randis yang hitunganya masuk dalam lelang.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved