Masih Ingat Kasus Pembunuhan Pegawai UNM ? Begini Perkembangannya Sekarang

Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa, telah melakukan pelimpahan berkas untuk kali kedua.

Masih Ingat Kasus Pembunuhan Pegawai UNM ? Begini Perkembangannya Sekarang
ari maryadi/tribungowa.com
Wahyu Jayadi memakai penutup kepala ketika hendak dilakukan reka ulang adegan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Polres Gowa, kini menantikan hasil penilaian jaksa soal berkas perkara kasus pembunuhan pegawai, Siti Zulaeha Djafar.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa, telah melakukan pelimpahan berkas untuk kali kedua.

Sebelumnya berkas perkara yang dilimpahkan sempat dikembalikan kejaksaan, lantaran dinilai belum lengkap (P19).

"Kami sudah limpahkan ke kejaksaan. Mudah-mudahan P21, kita tunggu hasil penelitian kejaksaan," kata Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan kepada Tribun, Kamis (18/7/2019).

Toyota GR Supra Resmi Dilaunching, Presdir PT TAM Sebut The Legend Is Back

Tidak Dapat Kursi, Gerindra Gugat Hasil Pileg di Dapil Maros 1

Ternyata Minuman Brown Sugar Bubble Milk Tea Paling Tidak Baik untuk Kesehatan

TSY Squad Bulukumba Turunkan 2 Tim di Turnamen Takraw Ujung Loe

Perwira polisi tiga balok ini menyebut, ada sejumlah perbaikan yang dilakukan menindaklanjuti petunjuk jaksa. Meski demikian, ia tidak merincikan bentuk perbaikan tersebut.

"Ada beberapa petunjuk yang diberikan, tapi tidak bisa diekspose," imbuh Tambunan.

Ia berharap, berkas perkara tersebut bisa dinyatakan lengkap, agar proses hukum ini bisa berlanjut ke tahap selanjutnya.

"Kita P21, maka kita akan limpahkan tersangka dan barang buktinya," tandas Tambunan.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Gowa meminta polisi menggali persangkaan pembunuhan berencana dalam kasus ini.

Berdasarkan hasil penelitian jaksa, polisi diminta mencari petunjuk soal indikasi pasal 340 terhadap tersangka Wahyu Jayadi.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved