Kemenkumham Sulbar dan Ditjen AHU Tingkatkan Pelayanan

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Ditjen AHU, Nuryanto mengatakan sebagian besar pelayanan publik di Ditjen AHU sudah berbasis online.

Kemenkumham Sulbar dan Ditjen AHU Tingkatkan Pelayanan
Kemenkumham Sulbar
Sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI), melalui satuan kerja Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), melaksanakan kegiatan analisa kebutuhan asistensi pengoperasian perangkat interkoneksi jaringan, serta monitoring dan evaluasi layanan teknologi informasi program AHU di ruang rapat Oemar Seno Aji kantor wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulbar, Kamis (18/07/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU- Sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI), melalui satuan kerja Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), melaksanakan kegiatan analisa kebutuhan asistensi pengoperasian perangkat interkoneksi jaringan, serta monitoring dan evaluasi layanan teknologi informasi program AHU di ruang rapat Oemar Seno Aji kantor wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulbar, Kamis (18/07/2019).

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Ditjen AHU, Nuryanto mengatakan sebagian besar pelayanan publik di Ditjen AHU sudah berbasis online.

"Ini merupakan upaya nyata Ditjen AHU untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat dalam membangun 'good governance' dengan mengutamakan pada pelayanan yang professional, cepat, tepat, efisien dan bebas pungli", kata Nuryanto.

Dalam kegiatan tersebut, pengelola data aplikasi dan data base Ditjen AHU, Anisa Siti Mukarromah juga mengatakan bahwa, akses view data sudah berbasis online, sehingga setiap Kanwil dapat melihat rangkuman data pelayanan AHU secara online di wilayah masing-masing.

"Hal ini diharapkan dapat membantu divisi pelayanan hukum dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada dari instansi lain yang berkaitan dengan data AHU Online", papar Anisa.

Sementara itu, kepala divisi pelayanan hukum dan HAM Kemenkumham Sulbar Sri Yuliani yang juga ikut dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, telah diterapkan salah satu aplikasi online untuk pendaftaran fidusia yang dapat memudahkan notaris, karena mulai dari ujian pengangkatan notaris, daftar tunggu, sampai dengan pelantikan notaris, sudah terdapat pada aplikasi online tersebut, dan terus dilakukan pemantauan di Kanwil Sulbar.

Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved