Hendak Perkosa Sepupu, Warga Sopai Tana Toraja Ini Dihukum Potong Babi

Pendampingan dilakukan melalui program kepolisian yaitu Lumbung Kemitraan Polisi dan Masyarakat (LKPM) memutuskan kasus

Hendak Perkosa Sepupu, Warga Sopai Tana Toraja Ini Dihukum Potong Babi
risnawati/tribuntoraja.com
Polsek Sopai Polres Tana Toraja mendampingi sidang adat di Kantor Lembang (Desa) Nonongan, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Rabu (17/8/2019) siang. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Polsek Sopai Resort Tana Toraja mendampingi sidang adat di Kantor Lembang (Desa) Nonongan, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Rabu (17/7/2019) siang.

Pendampingan dilakukan melalui program kepolisian yaitu Lumbung Kemitraan Polisi dan Masyarakat (LKPM) memutuskan kasus percobaan asusila yang terjadi beberapa saat lalu.

Kapolsek Sopai, Iptu Daud Massangka bersama Kanit Reskrim Polsek Sopai, Y Pabiaran, Kanit Provos Bripka Haryadi, Bhabinkamtibmas Bripka Widhi Suwito dan Brigpol Syah Nurhaq hadir mengikuti sidang sekaligus melakukan pengamanan.

Kapolsek Iptu Daud Massangka mengatakan, atas laporan pengaduan seorang wanita bernama Rita Tulak di Polsek Sopai melaporkan Yul TD, Minggu (14/7/2019).

Pelapor Rita, meminta agar secepatnya dipertemukan di lembaga adat, dikarenakan pelapor dan terlapor, Yul TD masih satu rumpun keluarga yaitu sepupu.

Selanjutnya, pihak Polsek Sopai merespon permintaan pelapor dan segera melakukan pencarian keberadaan Yul.

"Terlapor dengan kooperatif dan atas kesadaran sendiri menyerahkan diri ke polsek dan anggota Unit Reskrim langsung melakukan pemeriksaan," ucap Daud.

Yul TD menyerahkan diri ke Polsek Sopai pada Senin (15/7/2019) kemarin.

Kapolsek Sopai menghubungi Tokoh Adat serta Kepala Lembang Nonongan dan To Parennge (hakim adat) agar secepatnya gelar sidang adat kasus percobaan pemerkosaan.

Sidang adat berlangsung, turut hadir terlapor, pelapor dan keluarga serta unsur Lembaga Adat Lembang Nonongan serta aparat Polsek Sopai Polres Tana Toraja.

Halaman
12
Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved