Citizen Reporter

200 Tenaga Kerja Sukarela Kemnaker Ikuti Pelatihan di Bandung

200 tenaga kerja sukarela (TKS) Kementerian Ketenagakerjaan RI dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti pembekalan di Bandung

200 Tenaga Kerja Sukarela Kemnaker Ikuti Pelatihan di Bandung
Citizen Reporter/Bahrul ulum Ilham
200 tenaga kerja sukarela (TKS) Kementerian Ketenagakerjaan RI dari berbagai propinsi di Indonesia mengikuti pembekalan di hotel Mercure Nexa Bandung, 15-18 Juli 2019. 

Bahrul ulum Ilham Trainer SIYB ILO Melaporkan dari Bandung

Sebanyak 200 tenaga kerja sukarela (TKS) Kementerian Ketenagakerjaan RI dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti pembekalan di hotel Mercure Nexa Bandung, 15-18 Juli 2019.

Peserta pembekalan adalah peserta yang telah mengikuti proses rekrutmen dan seleksi yang dilaksanakan oleh Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja Ditjen Binapenta dan PKK Kemnaker RI

Kegiatan bertema "Pembekalan Pendayagunaan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Sebagai Pendamping Kegiatan Perluasan Kesempatan Kerja" yang dilaksanakan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang merupakan gelombang ke-3 bagi TKS wilayah Barat antara lain berasal dari Jabar,Jateng,Sumatera dan Kalimantan.

Sebelumnya telah dilaksanakan pembekalan angkatan 1 dan 2 bagi TKS wilayah Timur berasal dari Jatim,Bali,Sulawesi,Maluku dan Papua.

Kegiatan ini selain narasumber dari Kemnaker RI dan BPJS Ketenagakerjaan,juga difasilitasi oleh Bahrul ulum Ilham yang merupakan certified trainer kewirausahaan “Start and Improve Your Business" yang dikembangkan lembaga buruh internasional atau International Labour Organization (ILO).Fasilitator lainnya Aly Anwar yang merupakan
Fasilitator Nasional dan Penulis buku FunTastics Communication.

Fasilitator pelatihan,Bahrul ulum yang juga koord.Konsultan di Pusat Layanan UsahaPLUT Sulsel mengatakan,selama 3 hari peserta mendapatkan materi terkait kebijakan perluasan dan penempatan kerja,motivasi wirausaha,pengembangan ide usaha,model bisnis,simulasi usaha,perencanaan keuangan,strategi pendampingan,seni fasilitasi dan manajemen pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan pendayagunaan TKS sebagai pendamping wirausaha ini sendiri bertujuan mengurangi pengangguran, baik pengangguran sarjana yang didayagunakan menjadi Tenaga Kerja Sukarela maupun masyarakat penganggur/kelompok usaha yang didampingi

Fasilitator lainnya,Aly Anwar menyebutkan,pendayagunaan Tenaga Kerja Sukarela juga ajang pemagangan kerja lapangan yang diharapkan dapat menambah wawasan dan pengalaman baru bagi TKS sehingga menginspirasi untuk menjadi entrepreneur ataupun merintis karir profesional mereka sesuai dengan minat dan bakat masing-masing,"katanya.

Kegiatan Pendayagunaan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) sudah dilaksanakan di Kementerian Ketenagakerjaan sejak tahun 1968.

Kegiatan ini dahulu dibawah koordinasi suatu badan lintas kementerian yang bernama Badan Urusan Tenaga Sukarela Indonesia (BUTSI). Seiring waktu, kegiatan ini mengalami pasang surut perubahan, mulai dari perubahan nomenklatur,nama kegiatan dan pola kegiatan

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved