Tertarik Bisnis Warkop, Dokter Spesialis Bedah Ini Buka Phoenam Bone

Dari ratusan warung kopi (warkop) di Watampone, salah satunya Warkop Phoenam depan Wisma Rajawali, Jalan Ahmad Yani, Kota Watampone.

Tertarik Bisnis Warkop, Dokter Spesialis Bedah Ini Buka Phoenam Bone
istimewa
Suasana Warkop Phoenam Bone 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Kopi adalah pemersatu. Rasanya nikmat. Menyeruputnya sembari kongkow bareng adalah kenikmatan tambahan. Tak salah jika warung kopi bertebaran di santero daerah, termasuk Watampone, ibu kota Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dari ratusan warung kopi (warkop) di Watampone, salah satunya Warkop Phoenam depan Wisma Rajawali, Jalan Ahmad Yani, Kota Watampone.

Sebelumnya, Phoenam Bone ini berlokasi di di samping Hotel Novena.

Phoenam Bone ini franchise dari Warkop Phoenam yang sudah ternama di Makassar bahkan Jakarta. Berdiri sejak 1964. Banyak pelanggan tetapnya. Dari beragam kalangan, tapi mayoritasnya adalah elite politik Sulsel. Hampir seluruh elit politik Sulsel bergabung dalam komunitas Phoenam.

Branding ini menjadi daya tarik tersendiri di samping rasa kopi Phoenam yang nikmat. Tak salah jika di Bone, Phoenam juga mendapat tempat istimewa di hati elite politik Bone. Tidak sedikit anggota DPRD Bone yang menghabiskan masa senggang di warkop yang buka mulai pukul 7 pagi sampai 23.00 ini.

Salah satunya, putra tertua Nurdin Halid, Zunnun Halid. Menurutnya, ngopi di Phoenam Bone punya dua manfaat. Selain menikmati rasa kopinya yang khas, juga untuk bersilaturahmi dengan berbagai kalangan di Bone.

"Phoenam ini sudah familiar sama politisi. Bahkan sampai Jakarta," kata Zunnun.

Anggota Komisi 2 DPRD Bone, Andi Idris alias Andi Alang, juga mengaku ngopi di Phoenam sudah jadi kebiasaan elite politik Bone. Bahkan politisi Golkar ini mengaku lebih senang ketemu konstituen di warkop.

Sederet artis ibukota yang pernah manggung di Bone juga menghabiskan waktu di warkop Phoenam. Misalnya Fadli Padi Cs dan sejumlah artis lainnya.

Tak disangka, Phoenam Bone ternyata dikelola langsung M Fakhri Fuad Rumi. Putra kedua Fuad Rumi ini tertarik menggeluti bisnis kopi karena juga sangat suka ngopi.

"Selain suka minum kopi, saya suka ngumpul bersilaturahmi dan kenal banyak orang. Di warkop banyak ketemu orang dengan berbagai profesi. Di warkop banyak tambahan informasi dan menambah wawasan," ujar dokter spesialis bedah di RSUD Tenriawaru Kota Bone ini, melalui rilisnya ke tribuntimur.com, Rabu (17/7/19).

Dari suka ngopi, Fakhri dan istrinya yang dokter spesialis ortopedi, tertarik menggeluti bisnis kopi ini.

"Saya memilih membuka Phoenam karena selain belum ada di kota Bone juga banyak yang sudah kenal brand ini. Setelah ketemu pemilik Phoenam di Jakarta, Alhamdulillah semua berjalan lancar," katanya.

Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved