Tak Ditanggung BPJS, Petani ini Dipulangkan dalam Kondisi Kritis Gegara Biaya Operasi Rp 150 Juta

I Nyoman Sengod (43) sempat dipulangkan secara paksa oleh pihak keluarganya meski dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Sanglah.

Tak Ditanggung BPJS, Petani ini Dipulangkan dalam Kondisi Kritis Gegara Biaya Operasi Rp 150 Juta
Tribun Bali
Tak Ditanggung BPJS, Petani ini Dipulangkan dalam Kondisi Kritis Gegara Biaya Operasi Rp 150 Juta 

TRIBUN-TIMUR.COM-Nasib malang menimpa seorang petani di Denpasar, Bali.

I Nyoman Sengod (43) sempat dipulangkan secara paksa oleh pihak keluarganya meski dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Sanglah.

Dikutip dari Tribunbali.com, ia dipulangkan lantaran tak punya uang membayar biaya rumah sakit sebesar Rp 150 juta yang tidak mendapat tanggungan BPJS Kesehatan.

Menurut keluarga pasien yang mendampingi, Nyoman Karta, biaya operasi I Nyoman Sengod tak masuk BPJS Kesehatan karena diakibatkan penganiayaan keras.

Baca: Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Datangi Kantor BPJS Makale Pagi Tadi

Dua pria ini berkelahi di pinggir jalan di Banjar Bau Kawan, Desa Nawakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, Sabtu (13/7/2019).

Wayan Giri menghajar I Nyoman Sengod saat keduanya mabuk dengan gagang cangkul sepanjang 1,5 meter.

Cangkul hantaman Wayan Giri membuat kepala dan bagian tengah tubuh I Nyoman Sengod terluka.

Menurut Nyoman Karta, I Nyoman Sengod awalnya dibawa ke RSUD Karangasem lalu dirujuk ke RS Sanglah hingga akhirnya dipulangkan.

"Dari keluarga yang minta pulang. Pasien dibawa ke rumah," kata Nyoman Karta.

Baca: 7 Fakta Gadis Kalimantan Jual Ginjal untuk Berobat Adik, Kronologi, Status BPJS & Respon Pemerintah

Nyoman Karta menceritakan ada orang yang membantu biaya pengobatan I Nyoman Sengod untuk kembali dibawa ke RSUD Karangasem.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved