Polda Sulsel 'Obok-obok' Kantor Bupati Jeneponto, Selidiki Kasus Ini

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, penggeledahan itu terkait proyek pembangunan tiga pasar.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Polda Sulsel menggeledah kantor Bupati Jeneponto, Selasa (16/7/2019).

Penggeledahan dilakukan tim Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, sejak pukul 09.00 Wita sampai 13.00 Wita.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, penggeledahan itu terkait proyek pembangunan tiga pasar.

"Penggeledahan tadi itu terkait dengan kasus pembangunan pasar di Jeneponto oleh pemkab disana," kata Dicky, Selasa (16/7/19) malam.

Proyek Pembangunan tiga pasar rakyat yang dimaksud, yaitu Pasar Lassang-lassang, Pasar Paitana, dan Pasar Pakubulo.

Menurut Kombes Dicky, penggeledahan tersebut adalah perkembangan dari kasus proyek pembangunan senilai Rp 3,7 miliar.

"Jadi ada dugaan tipikor pada tiga pasar tersebut, dengan modus pengaturan pemenang proyek," ungkap Kombes Dicky.

Pasalnya, dalam proyek tiga Pasar Rakyat di Jeneponto itu, anggarannya dari Dinas Perindustrian Perdagangan Jeneponto.

Dengan pagu anggaran proyek sebesar Rp 3,7 miliar yang menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Diketahui, penggeledahan ini diikuti 37 personel gabungan, diantaranya penyidik Tipikor 24 orang, provost 3 orang, dan Brimob 11 orang.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved