Makassar dan Mamuju Gagal Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Kepala Bappenas Sebut yang Hampir Pasti

Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat kemungkinan besar gagal jadi ibu kota baru Indonesia.

Makassar dan Mamuju Gagal Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Kepala Bappenas Sebut yang Hampir Pasti
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Anjungan Pantai Losari, landmark Makassar, Sulawesi Selatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat kemungkinan besar gagal jadi ibu kota baru Indonesia.

Pemerintah sudah hampir memastikan calon pengganti Jakarta ada di Kalimantan.

Presiden RI, Jokowi tahun ini akan mengumumkan sendiri lokasi yang akan menjadi pusat pemerintahan yang baru menggantikan Jakarta, kata Kepala Badan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro.

Dalam wawancara khusus dengan BBC News Indonesia, Bambang Brodjonegoro mengatakan lokasi tersebut hampir pasti berada di Kalimantan.

"Tahun ini penentuan lokasi, pengumumannya akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo sendiri. Tahun 2020 penentuan master plan (rencana induk) dan penyiapan lahan untuk proses konstruksi," kata Bambang Brodjonegoro.

Baca: Mamuju Disebut Layak Jadi Ibu Kota Negara, Ini Kata Gubernur Sulbar

Baca: Ibu Kota Negara Lebih Layak Pindah ke Makassar Dibanding Palangkaraya, Baca Alasan dan Hasil Kajian

"Tahun 2021 diharapkan ada groundbreaking ibu kota baru. Tahun 2024 diharapkan sudah bisa dimulai pemindahan ibu kota tahap pertama," kata Bambang Brodjonegoro.

Namun, pengamat perkotaan Nirwono Joga berpendapat jadwal yang ditetapkan pemerintah ini "terburu-buru".

Ia melihat belum ada persiapan yang benar-benar matang dari semua pihak untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta.

"Saya khawatir semangat untuk pindah ibu kota hanya ada dalam lima tahun ini. Itu yang saya khawatirkan. Kita dipaksa pindah, dipaksa groundbreaking, silakan. Tapi, di 2024 era bisa berubah dengan cepat," kata Nirwono Joga.

"Kita tak tahu apa yang menjadi prioritas pembangunan setelah 2024. Bisa saja, setelah 2024, program pemindahan ibu kota akan berhenti begitu saja," ujarnya mengimbuh.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved