Konsep Pedestrian Metro Tanjung Bunga, Profesor ini Sebut Bak Singapura Kedua

Kawasan Landmark yang dikonsep dengan ramah lingkungan ini akan menyuguhkan pusat bermain anak-anak.

Konsep Pedestrian Metro Tanjung Bunga, Profesor ini Sebut Bak Singapura Kedua
saldy/tribuntimur.com
Konsep Pedestrian Metro Tanjung Bunga 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Kawasan Metro Tanjung Bunga bakal disulap oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menjadi Landmark, kota baru di selatan kota Makassar.

Kawasan Landmark yang dikonsep dengan ramah lingkungan ini akan menyuguhkan pusat bermain anak-anak.

Juga kawasan olahraga, dan kuliner modern.

Kadis Bina Marga Sulsel, Prof Rudi Djamaluddin mengatakan bak kota Singapura kedua,.

Kawasan landmark Metro Tanjung Bunga dipercantik dengan view Pantai Losari Makassar.

Rachmatika Dewi Bakal Jadi Wakil Ketua DPRD Sulsel?

TRIBUNWIKI: Profil Chef Ternama Gordon Ramsay, Direkomendasikan Main di The Little Mermaid

Kisah Mahasiswa UNM yang Kuliah Sambil Kerja: Kuliah Oke, Kerja Juga Jalan

Meski masih dalam bentuk konsep, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin ini optimis kawasan ini bisa terwujud.

Hal ini kata dia, setelah adanya penyerahan lahan Jl Metro Tanjung Bunga kepada Pemprov Sulsel untuk dikelola.

Landmark Metro Tanjung Bunga akan dipusatkan didekat danau-danau kecil yang ada disekitar Hotel The Rinra.

"Untuk panjang kawasan landmark itu dari Mall GTC hingga Jl Penghibur (samping Masjid Terapung Pantai Losari)," kata Prof Rudi.

Untuk membangun landmark itu membutuhkan lahan selebar 100 meter dengan panjang 7,8 km.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved