SIAPA SANGKA, Rokok Jadi Penyebab Kemiskinan di Indonesia, Tak Komplain Meski Harga Terus Melambung

Ternyata jumlah rakyat kategori miskin Indonesia cukup besar, hampir mencapai angka 10 persen dari total populasi.

SIAPA SANGKA, Rokok Jadi Penyebab Kemiskinan di Indonesia, Tak Komplain Meski Harga Terus Melambung
TribunWow
SIAPA SANGKA, Rokok Jadi Penyebab Kemiskinan di Indonesa, Tak Komplain Meski Harga Terus Melambung1 

SIAPA SANGKA, rokok Jadi Penyebab Kemiskinan di Indonesia, Tak Komplain Meski Harga Terus Melambung

TRIBUN-TIMUR.COM - Ternyata jumlah rakyat kategori miskin Indonesia cukup besar, hampir mencapai angka 10 persen dari total populasi. 

Siapa sangka jika sebagian besar angka kemiskinan justeru barang yang membuat bahaya tubuh manusia, rokok.

Kok bisa cek selengkapnya data real berikut:

Badan Pusat Statistik ( BPS) melaporkan, tingkat kemiskinan Indonesia pada Maret 2019 sebesar 9,41 persen atau setara dengan 25,14 juta penduduk.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, harga rokok merupakan salah satu penyumbang terbesar terhadap garis kemiskinan.

Pasalnya, harga rokok filter setiap tahunnya terus meningkat dan mengalami inflasi setidaknya 0,01 persen setiap bulan.

Baca: Kawasan Tanpa Rokok Mulai Disosialisasikan di Makassar, Begini Harapan Wali Kota

Baca: Curi Rokok di Tanralili Maros, Pria Asal Gowa Ini Ditembak Polisi

Baca: Hasanuddin Contact Bertemu PJ Wali Kota Makassar, Rokok jadi Pembahasan

Harga rokok memiliki andil terhadap kemiskinan sebesar 11,38 persen untuk wilayah pedesaan dan sebesar 12,22 persen di perkotaan.

"Rokok kontribusinya pelan-pelan naik. Karena setiap bulan inflasinya 0,01 persen. Tapi kalau rokok naik kok tetap ngga ada yang komplain," ujar Suhariyanto di Jakarta, Senin (15/7/2019).

Selain rokok, beras yang merupakan bahan pangan pokok juga berkontribusi pada angka garis kemiskinan.

Halaman
1234
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved