Nelayan Pencari Ikan Kakap di Tupabbiring Maros Berhenti Melaut

Nelayan memilih tidak melaut, gegara telah memasuki angin muson timur.

Nelayan Pencari Ikan Kakap di Tupabbiring Maros Berhenti Melaut
amiruddin/tribun-timur.com
Nelayan pencari ikan kakap memilih menambatkan perahunya di dermaga Tupabbiring, Selasa (16/7/2019). 

TRIBUN-MAROS.COM, BONTOA - Sejumlah nelayan pencari ikan kakap dan ikan terbang, di Dusun Campalagia, Desa Tupabbiring, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini memilih tidak melaut.

Nelayan memilih tidak melaut, gegara telah memasuki angin muson timur.

Warga setempat menyebutnya dengan angin barubbu'.

Raih IPK 3,96, Ini Kunci Sukses Muhammad Sainal, Putra Takalar yang Jadi Wisudawan Terbaik UNM

Kisah Honorer Pemerintahan Nyambi Jadi PSK, Patungan Sewa Kamar Hotel Berbintang dengan PSK Lain

Penyebab Bali Gempa, Kondisi Terkini Termasuk Sekolah, Kantor, Hotel hingga Gapura Alami Kerusakan

Legenda Arsenal, Marc Overmars Minta Oezil Dijual dan Beli Pemain Ajax yang 5 Kali Lebih Hebat

Angin muson timur menurut nelayan setempat, dapat menyebabkan gelombang tinggi, yang menyulitkan nelayan menangkap ikan.

"Gelombang juga tinggi, dan berbahaya bagi nelayan. Makanya kami memilih tidak melaut, sekitar sebulan terakhir," kata nelayan setempat, Karman, saat ditemui tribun-maros.com, di dermaga Tupabbiring, Selasa (16/7/2019).

Saat ini kata dia, nelayan setempat lebih memilih memperbaiki jaring dan perahunya masing-masing.

Untuk kebutuhan sehari-hari, nelayan setempat hanya mengandalkan tabungan.

"Hampir sebulan ini tidak ada penghasilan. Kami hanya perbaiki perahu dan jaring saja," ujarnya.

Raih IPK 3,96, Ini Kunci Sukses Muhammad Sainal, Putra Takalar yang Jadi Wisudawan Terbaik UNM

Kisah Honorer Pemerintahan Nyambi Jadi PSK, Patungan Sewa Kamar Hotel Berbintang dengan PSK Lain

Penyebab Bali Gempa, Kondisi Terkini Termasuk Sekolah, Kantor, Hotel hingga Gapura Alami Kerusakan

Legenda Arsenal, Marc Overmars Minta Oezil Dijual dan Beli Pemain Ajax yang 5 Kali Lebih Hebat

Hal senada juga disampaikan Kepala Seksi Pemerintahan Desa Tupabbiring, Fauziah.

Menurutnya, setiap memasuki musim angin muson timur, nelayan di desanya memang lebih memilih menambatkan perahunya di dermaga.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved