Kadis PSDA: Tidak Ada Anggaran DAK Rp 49 Miliar di Bulukumba Tahun 2017

Kasus dugaan suap tersebut, menyeret nama Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, dan saat ini telah berproses di Kejaksaan Tinggi

Kadis PSDA: Tidak Ada Anggaran DAK Rp 49 Miliar di Bulukumba Tahun 2017
firki/tribunbulukumba.com
Andi Zulkifli Indrajaya (mengenakan peci), saat Coffee Morning di Media Center Kantor Bupati Bulukumba, Selasa (16/7/2019). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Bulukumba, Andi Zulkifli Indrajaya, angkat bicara terkait anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 49 miliar pada tahun 2017.

Anggaran untuk proyek irigasi tersebut, telah ramai diperbincangkan publik, lantaran ASN Dinas Pendidikan Andi Ikhwan, mengaku jika cairnya anggaran tersebut karena suap yang telah ia lakukan di Kementerian PUPR.

Kasus dugaan suap tersebut, menyeret nama Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, dan saat ini telah berproses di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel.

Di depan awak media, Selasa (16/7/2019), Zulkifli membeberkan, bahwa anggaran DAK sebesar Rp 49 miliar tidak pernah ada di Kabupaten Bulukumba.

Sejak awal, kata dia, anggaran yang disetujui oleh Kementerian PUPR hanya sebesar Rp 30 miliar.

Zulkifli menjelaskan, awalnya, PSDA Bulukumba mengusulkan program rencana kegiatan kepada Kementerian PUPR.

Pada pengusulan itu, PSDA mencantumkan daerah-daerah di Bulukumba yang memerlukan perbaikan irigasi.

Dan anggaran yang dibutuhkan untuk proyek irigasi tersebut, sebesar Rp 60 miliar.

"Setelah itu diadakan pertemuan sinkronisasi antara kementerian keuangan, PUPR, Bappenas, Dinas PSDA Provinsi Sulsel dan PSDA Bulukumba," jelas Zulkifli.

Dari hasil pertemuan sinkronisasi itu, disepakati bahwa yang memenuhi syarat dari data yang ada hanya sebesar Rp 30 miliar, yang dilanjutkan dengan penandatanganan bersama.

"Kalau munculnya dana 49 M itu, dari peraturan Menteri Keuangan, namun saat dikonsultasikan kepada PUPR soal 49 miliar, tetap merujuk pada hasil rapat sinkronisasi dan mekanisme, yakni anggaran DAK yang masuk pada pagu anggaran sebesar 30 miliar," jelas Zulkifli.

"Jadi dana 49 miliar itu dari awal memang tidak pernah ada," jelasnya menambahkan. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved