F8 Batal Digelar, Ini Respon Ketua PHRI Sulsel

Perhelatan event Makassar International Eight Festival atau populer dengan nama F8, batal digelar oleh Pemerintah Kota Makassar tahun ini.

F8 Batal Digelar, Ini Respon Ketua PHRI Sulsel
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga bersama bersama Ketua IHGMA Sulsel, Junaedi Salam dan tim Independen yang telah dibentuk menggelar Press Conference yang beelangsung di Executive Lounge Hotel Claro, Makassar , Senin (26/11). Kegiatan tersebut dalam rangka kesiapan BPD PHRI Sulsel untuk mengikuti Anugerah PHRI 2018 yang ditandai dengan proses seleksi tingkat provinsi yang diadakan bagi semua pelaku bisnis perhotelan dan rumah makan atau restoran. Sebanyak delapan kategori penghargaan untuk hotel ialah Best Resort Hotel, Best City Hotel, The Best Affordable Hotel, Bintang 1 terbaik, Bintang 2 terbaik, Bintang 3 Terbaik, Bintang 4 terbaik, Bintang 5 terbaik. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perhelatan event Makassar International Eight Festival atau populer dengan nama F8, batal digelar oleh Pemerintah Kota Makassar tahun ini.

Kepastian pembatalan event gagasan Wali Kota Makassar Periode 2014-2019, Moh Ramdhan Pomanto disampaikan langsung Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu dalam konfrensi pers, Senin (15/7/2019).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel Anggiat Sinaga mengatakan, hingga saat ini ia belum tahu persis alasan pemerintah membatalkannya.

Baca: DPRD Makassar Sepakat F8 Ditiadakan!

Baca: FOTO: Optimalisasi Anggaran, Pemkot Makassar Batalkan Event F8

Baca: BREAKING NEWS: Sudah Diluncurkan Kemenpar di Jakarta, F8 Batal Digelar

"Saya belum tahu persis pemerintah tidak menggelar kegiatan F8 tahun ini. Karena belum pernah diajak diskusi," ujar Anggiat yang dihubungi, Selasa (16/7/2019).

Namun bila ditanyakan stakeholder pariwisata, lanjut Anggiat, pastinya berharap tetap digelar F8.

"Karena semakin banyak event semakin besar peluang mendatakan Wisatawan mancanegara dan domestik ke Makassar," kata GM Hotel Claro Makassar itu.

Kehadiran F8, pastinya akan berdampak positif untuk tingkat huni hotel serta jumlah pengunjung masuk ke resto dan rumah makan.

"Apalagi F8 telah ditetapkan Kementerian pariwisata menjadi nasional kalender event," katanya.

Ia pun menunggu alasan pemerintah, utamanya Pemkot membatalkan event tersebut.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Baca: Kenapa? Ada 60 Ribu Toyota Rush di Indonesia Bermasalah Ini Solusinya 1-500-315, Bagaimana Terios?

Baca: Campuri Urusan Internal Gerindra dan Prabowo Subianto, Amien Rais Langsung Terima Serangan Balik

Baca: Terungkap Motif PNS Kemenag Dibunuh Brondong Seusai Diduga Berzina, Mahasiswi Pun Sempat Jadi Korban

Baca: Ternyata Leanna Leonardo Bukan Hakim Apalagi Member JKT 48, Lihat Fakta, Sosok, dan Foto-fotonya

Baca: Taqy Malik Akhirnya Ungkap 1 Kalimat dan Kata Bikin Dia Marah Sehingga Ceraikan Salmafina Sunan

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Baca: Jadwal Lengkap MotoGP 2019 di Sirkuit Automotodrom Brno, Ceko: Marc Marquez Nyaman di Puncak

Baca: BREAKING NEWS- Gegara Tambang, Nurdin Abdullah Didemo

Baca: Pilkada Maros - Jumpa Aksa Mahmud, Devo Khaddafi: No Comment Ya

Baca: Dicurigai Sakit, Personel Polres Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Baca: Setelah Gempa 7,2 Magnitudo, Ada 61 Gempa Susulan Guncang Halmahera Selatan, 7 Tips Selamatkan Diri

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved