Empat Tahun Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Gadis Liong di Palopo Terungkap, Pelakunya Tak Disangka

Gadis Liong ditemukan dalam keadaan tergeletak di rumahnya, Jl Batara, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Kota Palop

Empat Tahun Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Gadis Liong di Palopo Terungkap, Pelakunya Tak Disangka
hamdan/tribunpalopo.com
Pelaku Pembunuhan Olivia Septiani Liong (21) atau Gadis Liong, Sutomo Thugandi Diperiksa di Mapolres Palopo, Jl Opu To Sappaile, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Selasa (16/7/2019). 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Setelah empat tahun menjadi misteri, kasus pembunuhan Olivia Septiani Liong alias Gadis Liong (21) akhirnya terungkap.

Kasus pembunuhan Gadis Liong terjadi pada ,Minggu, 19 April 2015 silam.

Gadis Liong ditemukan dalam keadaan tergeletak di rumahnya, Jl Batara, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, Kota Palopo dengan kondisi leher tertancap sebilah badik.

Kasus ini terungkap setelah tiga kali pergantian kapolres dan tiga kali pergantian Kasat Reskrim Polres Palopo.

Kapolres Palopo, AKBP Ardiyansah dan Kasat Reskrim Polres Palopo AKP Ardy Yusuf bekerja sangat baik dalam memecahkan kasus yang sudah lama hampir terlupakan ini.

AKP Ardy Yusuf mengatakan, pelaku adalah tunangannya sendiri, Sutomo Thugandi (30), diamankan di kediamannya Jl Tandi Pau, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, beberapa waktu lalu.

Namun, pihak polres baru mengungkap penangkapan Sutomo ke media pada Selasa (16/7/19).

Untuk mengungkap tersangka, pihaknya memeriksa sebanyak 10 saksi. Pelaku terbukti melakukan pembunuhan dari keterangan saksi yang melihat kejadian itu.

Saksi mendengar suara pertengkaran, setelah itu saksi melihat pelaku memapah korban dan seolah-olah dia yang menolongnya.

Bukti lain yang mendukung adalah pelaku pernah membuat pengakuan dosa di dalam gereja dan didengarkan oleh pendeta.

"Dugaan sementara motif pembunuhan adalah pertengkaran. Pelaku sudah tunangan dan sudah punya jadwal pernikahan," kata Ardy.

Ardy Yusuf menambahkan, saat diringkus pelaku sementara tidur. Ia tidak mengakui perbuatannya tersebut.

"Sampai sekarang tidak mau mengaku. Tapi bukti kita kuat," jelasnya.

Saat ini pelaku berada di Mapolres Palopo Jl Opu To Sappaile Kecamatan Wara Kota Palopo guna penyelidikan lebih lanjut.

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, @hamdansoeharto _

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved