Dalami Kasus Korupsi PAUD, Polres Bone Kembali Periksa Kepala TK

Penyidikan dugaan korupsi pengadaan buku PAUD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu untuk

Dalami Kasus Korupsi PAUD, Polres Bone Kembali Periksa Kepala TK
justang/tribunbone.com
Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim (kiri) didampingi Paur Humas Polres Bone AKP Daniel. 

TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE - Kepolisian Resort (Polres) Bone terus mendalami dugaan korupsi pengadaan buku Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk tahun pelajaran 2017-2018.

Penyidikan dugaan korupsi pengadaan buku PAUD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu untuk menemukan tersangka.

Terbaru, penyidik Polres Bone kembali memeriksa sejumlah kepala TK di Bone.

Kapolres Bone AKBP M Kadarislam Kasim menuturkan pemeriksaan kembali kepala TK untuk menguatkan bukti siapa saja yang akan menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

"Kita periksa kembali itu tidak secara keseluruhan. Hanya empat sampai lima orang per kecamatan, ada kepala sekolah ada juga guru TK yang kita periksa kembali sebagai penguatan," kata Kadarislam, Senin (15/7/2019).

Pihaknya menargetkan bulan ini kasus tersebut sudah ada tersngka yang ditetapkan, sebab penyidik juga telah mendapat keterangan pihak dari kementerian pendidikan sebagai saksi ahli.

"Para kepala sekolah yang diperiksa ini untuk melengkapi saja, ditambah keterangan dari pihak kementerian, Insya Allah bulan ini kita gelar perkara penentuan tersangka," tambahnya.

Sebelumnya, polisi telah memeriksa 508 kepala Taman Kanak-kanak (TK) se- Kabupaten Bone.

Mereka diperiksa guna memberi keterangan terkait pengadaan buku tahun pelajaran 2017 dan 2018.

Anggaran pengadaan bukuk untuk 2017 sekitar Rp 13 miliar.

Sementara untuk 2018 jumlahnya mencapai Rp 14 miliar.

Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ditemukan kerugian negara sekitar Rp 4 miliar.(tribunbone.com).Bone.(TribunBone.com).

Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved