542 KK di Takalar Dapat Bantuan Perbaikan Rumah

Penyerahan bantuan untuk KK dengan rumah tidak layak huni ini, dilakukan simbolis kepada 5 perwakilan penerima manfaat dalam acara

542 KK di Takalar Dapat Bantuan Perbaikan Rumah
darullah/tribuntakalar.com
Pemberian bantuan perbaikan rumah tidak layak huni berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Selasa (16/7/2019). 

TRIBUNTAKALAR.COM, TAKALAR - Pada tahun 2019 ini, sebanyak 542 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 20 desa dan kelurahan se-Kabupaten Takalar mendapatkan bantuan perbaikan rumah.

Penyerahan bantuan untuk KK dengan rumah tidak layak huni ini, dilakukan simbolis kepada 5 perwakilan penerima manfaat dalam acara sosialisasi program bantuan stimulan perumahan swadaya Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 oleh Direktorat Jenderal Penyediaan perumahan, dan Kementrian PUPR.

Serah terima bantuan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Selasa (16/7/2019).

Pemberian bantuan perbaikan rumah tidak layak huni dari pemerintah pusat, kata Sekda Takalar H Arsyad, sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Takalar yang tercantum dalam 22 program atau P22, pada poin ke 21, yakni bantuan rumah layak huni.

"Untuk tahun 2019, Kabupaten Takalar mendapat bantuan perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 542 unit," kata 

"Jumlah ini terbilang cukup besar, hampir mencapai 1% dari rencana target bantuan rumah layak huni sebanyak 206 ribu unit rumah melalui program rumah swadaya dari kementrian PUPR," jelas H Arsyad.

H Arsyad melanjutkan, bahwa jumlah kecamatan di Kabupaten Takalar yang kini menjadi 10, diharapkan seluruhnya mampu tersentuh oleh bantuan tersebut. Karena erat kaitannya dengan peningkatan IPM di Takalar.

Ada 3 indikator tolak ukur peningkatan IPM, salah satunya yaitu pendidikan, dan angka harapan hidup.

Angka harapan hidup ini, tentu sangat bersinggungan dengan program bantuan rumah layak huni.

"Semoga saja program ini, maupun bantuan stimulan masih bisa berlanjut pada tahun-tahun berikutnya," tambah H Arsyad.

Program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni ini, nantinya akan diberikan dalam bentuk material bangunan yang akan disalurkan kepada masyarakat penerima bantuan.

"Sehingga dibutuhkan sinergi antara kepala desa dan pengawas, untuk mengawasi jalannya bantuan ini. Agar sesuai dengan yang diharapkan," tambah Sekda Takalar H Arsyad..

Selain dari jumlah bantuan tersebut, Bupati Takalar juga saat ini sedang mengupayakan penambahan jumlah bantuan rumah layak huni kepada kementrian PUPR.

Sosialisasi ini selain dihadiri oleh Sekretaris Daerah Drs H Arsyad, juga dihadiri Satuan Kerja SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Selatan, Plt Kepala Dinas PUPR Takalar Nasaruddin Azis, serta Kepala Bank Mandiri, Muhammad Ilham.

Laporan wartawan TribunTakalar.com, Darullah, @uull_darullah.

Penulis: Darullah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved