Tunggakan Pajak Randis Torut Capai Rp 200 Juta, Begini Tanggapan Bupati

Hal itu disampaikan Kepala UPT Pendapatan Wilayah Toraja Utara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel, Luciana T Saalino saat melaporkan pencapaian

Tunggakan Pajak Randis Torut Capai Rp 200 Juta, Begini Tanggapan Bupati
Kominfo SP Toraja Utara
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, belum membayar pajak Kendaraan Dinas (Randis) hingga Rp 200 Juta.

Hal itu disampaikan Kepala UPT Pendapatan Wilayah Toraja Utara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel, Luciana T Saalino saat melaporkan pencapaian realisasi pajak.

Laporannya disampaikan pada acara Sosialisasi Pajak Daerah di Aula RM Ayam Penyet Ria, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel.

"Sebanyak Rp 200 juta kendaraan dinas Toraja Utara tidak dibayarkan," ucap Luciana.

TRIBUNWIKI: Segini Jumlah Dusun di Desa Tombolo Jeneponto

Biro Humas Mabes Polri Sematkan Biro Multimedia ke Kasi Humas Polsek Panakkukang Makassar

Bertolak ke Madinah, Ini Penyakit Diderita CJH Sulbar

Sementara Bupati Kalatiku Paembonan mengatakan, akan intruksikan kepada jajaran pemerintah daerah di OPD maupun SKPD, agar membantu Bapenda Sulsel

"Segera kami akan lunasi dan berkoordinasi bersama dinas terkait. Saya tidak mau lagi dengar ada tunggakan randis yang tidak dibayarkan," ucap Kalatiku, Senin (15/7/2019) pagi.

Dikatakan, dirinya malu jika di Provinsi Sulel ada rekapan, dan Toraja Utara disebut tidak taat mengelola pajak.

Kalatiku berjanji kepada UPT Pendapatan Wilayah Toraja Utara, untuk memberikan dukungan penuh setiap kegiatan yang dilakukan, dan tidak akan lagi menunda pembayaran karena akan menjadi persoalan.

"Ini merupakan kewajiban kita. Saya ingatkan untuk tidak menunda atau membuat pekerjaan tertunda, terpenting selesaikan tepat kewajiban kita membayar pajak kendaraan," ungkap Kalatiku.

Dikatakannya, semua pihak wajib mendukung UPT Samsat Toraja Utara, dalam setiap langkah penanganan pajak kendaraan.

"Saya minta para camat perhatikan kewajiban, karena sweeping kendaraan mesti harus ada penegasan dari kita, sehingga tidak main dalam hal soal pemungutan pajak," tutupnya. (*)

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

TRIBUNWIKI: Segini Jumlah Dusun di Desa Tombolo Jeneponto

Biro Humas Mabes Polri Sematkan Biro Multimedia ke Kasi Humas Polsek Panakkukang Makassar

Bertolak ke Madinah, Ini Penyakit Diderita CJH Sulbar

Penulis: Risnawati M
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved