Teriakan Takbir Sambut Bebasnya Ilham Arief Sirajuddin di Lapas

Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) akhirnya bisa menghirup udara bebas dari tahanan Lapas Kelas 1 Makassar

Teriakan Takbir Sambut Bebasnya Ilham Arief Sirajuddin di Lapas
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar, Senin (15/07/2019). Sekitar pukul 04.11 wita dini hari, IAS resmi bebas dari lembaga, setelah vonis 4 tahun hukuman pidana yang dijatuhkan oleh hakim Pengadilan, telah berakhir. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) akhirnya bisa menghirup udara bebas dari tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar, Senin (15/07/2019).

Sekitar pukul 04.11 wita dini hari, IAS resmi keluar dari lembaga, setelah vonis 4 tahun hukuman pidana yang dijatuhkan oleh hakim Pengadilan, telah berakhir.

IAS divonis bersalah atas kasus dugaan korupsi anggaran swakelola PDAM Kota Makassar.

Baca: Besok IAS Bebas, Begini Pola Pengawalan Disiapkan Polsek Rappocini

Baca: VIDEO Ilham Arief Sirajuddin Menangis Disambut Sahabat di Masjid Terapung Terima Kasih Dukunganta

Baca: Cerita Ilham Arief Sirajuddin Jelang Bebas, Akan Kesepian di Rumah hingga Warga Minta Uang Kontrakan

Bebasnya mantan Wali Kota Makassar dua periode 2004-2014 mendapat sambutan luar biasa dari keluarga, kerabat dan puluhan warga.

Istri IAS Alyah Mustika bersama beberapa keluarga, kerabat dan warga menjemput Ilham di Lapas Kelas 1 Makassar sejak dini hari.

Saat IAS keluar dari pintu lembaga, langsung disambut teriakan takbir oleh keluarga dan warga sebagai wujud syukur dan bahagia atas bebasnya mantan wali kota ini.

"Allahuakbar, Allahu akbar, hidup IAS," teriak warga beberapa kali di pintu Lapas Kelas 1 Jl Sultan Alauddin Makassar dini hari.

Dengan memakai baju koko lengan pendek warna putih dan kopia hitam, IAS keluar dengan wajah penuh bahagia. Ia langsung memeluk istrinya yang sedari menunggunya sejak dini hari.

Sekadar diketahui Aco sapaan akrabnya menjalani penahanan di Lapas Sukamiskin diketahui hampir tiga tahun lebih atas kasus kerjasama kelola dan transfer instalansi perusahaan daerah air minum (PDAM) Makassar tahun 2006-2012 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Perjalanan kasus IAS sendiri pada tingkat Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta divonis 4 tahun penjara.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved