Lurah Pentojangan Palopo Ditetapkan Tersangka Penipuan Sertifikat Prona

Idil membebankan biaya Rp 350 ribu per orang untuk patok dan materai pengurusan sertifikat tanah.

Lurah Pentojangan Palopo Ditetapkan Tersangka Penipuan Sertifikat Prona
Idil Borahima
Lurah Pentojangan, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo Idil Borahima (55). 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Lurah Pentojangan, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Idil Borahima (55), ditetapkan sebagai tersangka penipuan sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona).

Kasat Reskrim Polres Palopo AKP Ardy Yusuf menjelaskan, kasus itu bergulir sejak 2016.

Kala itu, Idil Borahima menyampaikan adanya pengurusan sertifikat Prona kepada Kelompok tani.

Idil membebankan biaya Rp 350 ribu per orang untuk patok dan materai pengurusan sertifikat tanah.

"Jadi kelompok tani di Pentojangan berjumlah 27 orang. Namun tidak semua yang mengurus sertifikat tanah, jumlah uang yang terkumpul dan masuk ke dalam khas lurah sebanyak Rp 7,8 juta," katanya, Senin (15/7).

Baca: Pria Palopo ini Tak Sadar yang Ditemani Video Call Seks Selama ini Ternyata Waria, Cek Kronologinya

Baca: Pelaku Penistaan Agama di Kota Palopo Resmi Jadi Tersangka

Ardy Yusuf menambahkan, setelah dana terkumpul, sertifikat Prona yang dijanjikan tak kunjung ada sehingga Kelompok tani melaporkan peristiwa itu ke Polres Palopo.

"Setelah laporan masuk kami periksa. Kami cek ke BPN, pada tahun itu program sertifikat Prona memang tidak ada. Pemeriksaan lain juga kami lakukan ternyata sertifikat Prona yang dijanjikan fiktif atau tidak ada," jelasnya.

Polres Palopo telah memeriksa enam saksi dalam kasus itu.

Barang bukti yang disita berupa kwitansi pengambilan uang.

"Jumat ini lurah tersebut sudah kami panggil dan periksa sebagai tersangka," ucapnya Ardy.

Halaman
123
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved