Pemilu 2019

Kasus Penggelembungan Suara, Tim Gakkumdu Serahkan 7 Tersangka ke Kejari Makassar

Penyidik Penegakan Hukum Gakkumdu Polda Sulsel telah menyerahkan tahap dua tujuh tersangka kasus dugaan tindak pelanggaran Pemilu.

Kasus Penggelembungan Suara, Tim Gakkumdu Serahkan 7 Tersangka ke Kejari Makassar
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Penyidik Penegakan Hukum Gakkumdu Polda Sulsel menyerahkan tahap dua tujuh tersangka kasus dugaan tindak pelanggaran Pemilu, Senin (15/7/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Penyidik Penegakan Hukum Gakkumdu Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan telah menyerahkan tahap dua tujuh tersangka kasus dugaan tindak pelanggaran Pemilu.

Pelimpahan perkara ketujuh tersangka dilakukan,  Senin (15/07/2019) di Kantor Kejaksaan Negeri Makassar, JL Amanagappa, Kecamatan Ujung Pandang.

Ketujuh tersangka ini atas nama Umar (Ketua PPK Kecamatan Panakkukang), Adi  (Ketua PPK Kecamatan Biringkanaya).

Baca: Pendaftar UMI Makassar Naik, 10 Ribu Lebih Calon Mahasiswa Baru Tes Tulis & Wawancara Hari Ini

Baca: Begini Latihan Sebelum Menjadi Anggota Damkar Kota Makassar

Baca: BPBD Makassar Bantu Korban Kebakaran di BTP

Fitri (PPS Kelurahan Panaikang), Rahmat (operator KPU Kecamatan Biringkanaya), dan Ismail (PPS Kecamatan Panakkukang).

Penyidik melimpahkan berkas perkara, termasuk barang bukti tersangka.

Pantauan Tribun, Senin (15/7/2019) pelimpahan dipimpin langsung penyidik Gakkumdu Polda Sulsel dan didampingi dua  orang dari Bawaslu Sulsel.

Seperti diketahui, ketujuh orang ini ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam penambahan suara untuk Caleg DPRD Sulsel Rahman Pina.

Hal itu sesuai berdasarkan Laporan Polisi (LP) nomor LPB / 210 / 6 / 216, 12 Juni 2019. Pasal 532 Subsider 36 Subsider 505 UU Nomor 7 tahun 2017, tentang Pemilu. (*)

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved