Kasus Penggelembungan Suara Caleg DPRD Sulsel, Rahman Pina Kembali Diperiksa?

Penyidik Polda Sulsel menilai, Caleg DPRD Sulsel, Rahman Pina (RP) bisa jadi akan kembali diperiksa terkait Pidana Pemilu.

Kasus Penggelembungan Suara Caleg DPRD Sulsel, Rahman Pina Kembali Diperiksa?
abdiwan/tribuntimur.com
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes (pol) Dicky Sondani menjelaskan terkait pemeriksaan Legislator DPRD Kota Makassar, Rahman Pina yang juga Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sulsel sebagai saksi dalam kasus tindak pidana pemilu saat jumpa pers yang berlangsung di Mapolda Sulsel, Makassar, Selasa (2/6). Kasus terkait pemotongan anggara dari Fee 30 Persen Pemerintah Kota Makassar.enyidik Bareskrim Polri telah memeriksa 14 orang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Polda Sulsel menilai, Caleg DPRD Sulsel, Rahman Pina (RP) bisa jadi akan kembali diperiksa terkait Pidana Pemilu.

Pasalnya, dugaan kasus Pidana Pemilu terkait penambahan suara RP ini, tim Polda telah tetapkan tujuh tersangka, dan berkas kasus tersebut telah dikirim ke Kejaksaan.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengungkapkan, pemanggilan RP bisa saja dilakukan tapi harus menunggu dari pihak penyidik, apakah ada temuan.

Tiga Pebalap Sepeda Takalar Raih Podium di Malino Internasional Mountainbike

LMP Marcab Gowa Ramaikan International Mountain Bike Beautiful Malino, Ini Kata Anwar Usman

HUT ke-9, Hotel Amaris Panakukkang Siap Tempur untuk Tingkatkan Wisata Makassar

"Menetapkan tersangka itu tentunya perlu atau cukup dua bukti, tapi sejauh ini belum ada arah kesana," ungkap Kombes Dicky, saat dikonformasi, Senin (15/6/2019) sore.

Menurut Kombes Dicky, petunjuk menuju pada pemanggilan RP belum ada walapun salah satu tersangka menyebutkan, telah dibayar dengan uang oleh saksi Rahman.

"Itu si pperator mengaku kalau dia dikasih money untuk menambah suara RP. Tetapi pernyataan itu disangkal oleh RP saat dia diperiksa penyidik," jelas Kombes Dicky.

Dugaan kasus Pidana Pemilu 2019 yang diselidiki tim Polda sudah merampungkan berkas kasus itu, Jumat (12/7) dan dikirim ke pihak Kejaksaan, Senin (15/7) pagi tadi.

Tiga Pebalap Sepeda Takalar Raih Podium di Malino Internasional Mountainbike

LMP Marcab Gowa Ramaikan International Mountain Bike Beautiful Malino, Ini Kata Anwar Usman

HUT ke-9, Hotel Amaris Panakukkang Siap Tempur untuk Tingkatkan Wisata Makassar

Seperti diketahui, dalam dugaan kasus penambahan suara untuk Caleg DPRD Sulsel Rahman Pina, tim penyidik Polda Sulsel telah menetapkan tujuh tersangka.

Hal itu sesuai berdasarkan Laporan Polisi (LP) nomor LPB / 210 / 6 / 216, 12 Juni 2019. Pasal 532 Subsider 36 Subsider 505 UU Nomor 7 tahun 2017, tentang Pemilu.

Sebelumnya kata Kombes Dicky dalam rilisnya menyebutkan, ada lima tersangka. Seperti dari ketua PPK, PPS dan operator KPU tingkat kecamatan di Kota Makassar.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved