Ada Pungutan Pembangunan Kantin Rp 900 Ribu, Ini Penjelasan Kepala SMAN 7 Wajo

Kepala SMAN 7 Wajo Andi Fatmawati mengatakan, rencana pembangunan kantin sekolah memang ada, dan telah dibahas dengan komite sekolah dan orang tua.

Ada Pungutan Pembangunan Kantin Rp 900 Ribu, Ini Penjelasan Kepala SMAN 7 Wajo
Hardiansyah/Tribun Timur
RDP DPRD Wajo dengan pihak SMAN 7 Wajo, menyoal pembebanan ke orang tua siswa baru biaya pembangunan kantin sekolah, Senin (15/7/2019). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Siswa baru di Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) 7 Wajo, dibebankan biaya pembangunan kantin sebesar Rp. 900.000.

Kepala SMAN 7 Wajo Andi Fatmawati mengatakan, rencana pembangunan kantin sekolah memang ada, dan telah dibahas dengan komite sekolah dan orang tua siswa baru.

"Untuk pembangunannya kami memang meminta sumbangan ke wali murid. Karena kebutuhan kantin sekolah ini kita anggap mendesak," ujar Andi Fatmawati, saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD Wajo, Senin (15/7/2019).

Apalagi SMAN 7 Wajo, adalah sekolah bersih dan berstatus Adiwiyata Mandiri.

TRIBUNWIKI: Senorita Versi Koplo Via Vallen Trending di YouTube, Apa itu Koplo? Ini Penjelasannya

Kebijakan Amran Membangun Logistik Pangan Skala Besar Mulai Terwujud

Ini Kesaksian Warga Tentang Isi Lubang Misterius di Bogor, Ternyata Begini Penampakan di Dalamnya

Prabowo Kirim Surat ke Amien Rais Sebelum Temui Jokowi: Prabowo Tegaskan Keutuhan NKRI Lebih Penting

Jangan Lupa Besok Puasa Ayyamul Bidh, Mulai Tanggal 16,17 & 18 Juli, Inilah Niat dan Keutamaannya

Bahkan sejak dirinya menahkodai SMAN 7 Wajo sejak 2018 lalu, rencana pembangunan kantin sekolah tersebut telah lama diusul.

Saat ini sudah masuk dalam 3 perioritas utama.

"Ada tiga hal mendesak saat saya pertama disitu yakni pembangunan masjid, alhamdulillah sudah selesai. Kedua ruang komite dan juga sudah terealisasi, dan terakhir kantin sekolah, ini yang sementara kita usahakan," katanya.

Pembangunan kantin sekolah tersebut sempat diusulkan tahun lalu di Provinsi Sulawesi Selatan, agar mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Namun, dua proposal yang dilayangkan pihak UPT SMAN 7 Wajo, cuma satu yang diterima, yakni pembangunan WC sekolah.

"Kita ajukan proposal bersamaan dengan pembangunan WC sekolah untuk menerima DAK, tapi cuma satu yang direalisasikan," katanya.

Sementara Ketua Komite SMAN 7 Wajo, Baharuddun Ballutaris menyebutkan, dana yang dibebankan ke wali siswa berstatus sumbangan dan tidak mengikat.

"Kita berpedoman pada Permendikbud nomor 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah, motivasi kami yakni ingin membuat siswa terjamin dengan jajanan sehat," katanya. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

TRIBUNWIKI: Senorita Versi Koplo Via Vallen Trending di YouTube, Apa itu Koplo? Ini Penjelasannya

Kebijakan Amran Membangun Logistik Pangan Skala Besar Mulai Terwujud

Ini Kesaksian Warga Tentang Isi Lubang Misterius di Bogor, Ternyata Begini Penampakan di Dalamnya

Prabowo Kirim Surat ke Amien Rais Sebelum Temui Jokowi: Prabowo Tegaskan Keutuhan NKRI Lebih Penting

Jangan Lupa Besok Puasa Ayyamul Bidh, Mulai Tanggal 16,17 & 18 Juli, Inilah Niat dan Keutamaannya

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved