Final Piala indonesia

The MaczMan Siap Permalukan Pengurus PSSI Jika Gelaran Final Piala Indonesia Tidak Fair

Ocha Alim Bachri menyebut tak sepantasnya Ratu yang seorang Sekjen PSSI berkomentar seperti itu. Sebab akan menimbulkan kesan negatif, apalagi jadwal

The MaczMan Siap Permalukan Pengurus PSSI Jika Gelaran Final Piala Indonesia Tidak Fair
Ocha Alim
Presiden MaczMan, Ocha Alim 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -– Baru-baru ini Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria mengeluarkan pernyataan yang dinlai cukup kontroversial. Ia meminta suporter PSM agar legowo seandainya Persija juara Piala Indonesia di Kota Makassar.

Agar diketahui, final Piala Indonesia digelar dengan sistem kandang dan tandang. Persija Jakarta terlebih dahulu yang menjamu PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/7/2019).

Selanjutnya, PSM Makassar yang akan menghadapi Persija Jakarta pada leg kedua final Piala Indonesia 2018 di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (28/7/2019). Namun siapapun juaranya nanti, penyerahan piala tetap dilakukan di Makassar.

"Semoga pas awarding nanti bisa berjalan dengan baik dan saya yakin suporter juga sudah dewasa dan harus menerima kekalahan serta menyambut kemenangan," kata Ratu Tisha seperti dikutip dari BolaSport.

Presiden Suporter MaczMan, Ocha Alim Bachri menyebut tak sepantasnya Ratu yang seorang Sekjen PSSI berkomentar seperti itu. Sebab akan menimbulkan kesan negatif, apalagi jadwal final kian dekat.

Menurut Ocha, Persija dan PSM merupakan klub punya sejarah panjang di sepakbola Indonesia. Maka pertemuan kedua kesebelasan sangat dinanti-nantikan oleh semua mata pecinta sepakbola.

Terutama The Macz Man - The Jak yang sejak dulu telah bersaudara. Laga klasik yang mempertemukan kedua klub era perserikatan, melibatkan perasaan fanatisme suporter masing masing. 

“The Macz Man dan seluruh suporter PSM Makassar dan The Jak habis habisan mendukung tim kebanggaannya. dalam catatan sejarah kami tidak pernah bermusuhan apa lagi sampai bentrok. Kenapa? karena kami selalu menjunjung nilai nilai persaudaraan walaupun pemain tim kami adu jotos di lapangan. Nah pernyataan Sekjen PSSI, Ratu Tisha, yang meminta suporter legowo andai Persija Juara di Makassar cukup menggelitik juga, “ kata Ocha.

Ocha mengaku tersenyum sampai tertawa membaca komentar Ratu kepada media. Lanjutnya, para suporter PSM itu sudah sangat dewasa, dan siap menerima hasil dari setiap laga yang dilakoni timnya.

Pihaknya ingin menantang Ratu Tisha dan pengurus PSSI untuk menugaskan wasit yang betul-betul fair memimpin di lapangan dalam laga final leg pertama dan kedua.

“Selama wasit memimpin adil saya jamin semuanya akan aman. penonton kita sudah cerdas, pintar dan paham tentang aturan sepakbola. Jadi jangan dibodoh-bodohi. Kita lihat nanti pada leg 1 di GBK, apakah PSSI menurunkan wasit yang jujur dan adil. Kalau tidak, maka saya yakin Sekjen PSSI dan semua pengurus PSSI yang datang di Stadion Mattoanging tidak akan kuat menahan teriakan dari suporter PSM Makassar, “ jelas Ocha. 

Pihak suporter siapkan lagu khusus untuk menyadarkan, bahwa yang paling utama adalah kepercayaan insan pecinta sepakbola Indonesia kepada pengurus PSSI. (*)

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Ilham Mulyawan Indra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved