Pemkab Sidrap Apresiasi Program Mahasiswa KKN PPM UNM

Salah satu di antaranya, program KKN-PPM mengusung tema "Pemanfaatan Tanaman Toga untuk Kualitas Hidup Sehat" yang ditempatkan di Kecamatan Watang Sid

Pemkab Sidrap Apresiasi Program Mahasiswa KKN PPM UNM
Mahasiswa KKN UNM/Amaliah
Mahasiswa KKN PPM UNM yang ditempatkan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap dan koordinator, Muh Said (tengah baju biru), Sabtu (13/7/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali memberangkatkan sejumlah mahasiswa, peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sabtu (13/7/2019).

Salah satu diantaranya, program KKN-PPM mengusung tema "Pemanfaatan Tanaman Toga untuk Kualitas Hidup Sehat" yang ditempatkan di Kecamatan Watang Sidenreng.

Acara penyambutan mahasiswa KKN UNM telah berlangsung di Pendopo Aula SKPD Kantor Bupati Sidrap.

TRIBUNWIKI: Film Nakee 2 Box Office #1 Thailand, Siap Tayang di Indonesia, Ini Sinopsis dan Trailer

Tinggal Sendiri, Nenek Usia 70 Tahun ini Ditemukan Meninggal

Sebanyak 57 mahasiswa KKN yang telah mengikuti pembekalan.

Nantinya mereka akan mengabdi selama satu bulan kepada masyarakat.

Juga menjalankan program utama, yakni meningkatkan kualitas hidup sehat dengan tanaman toga.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi, memuji keberhasilan UNM yang tercatat berulang kali mengirimkan mahasiswanya membantu masyarakat.

"Saya mengapresiasi kegiatan KKN-PPM ini. Mahasiswa membantu masyarakat seperti dengan memanfaatkan produk-produk sumber daya alam yang tersedia di daerah ini," katanya dalam rilis yang diterima Tribun Timur, Sabtu (13/7/2019).

TRIBUNWIKI: Film Nakee 2 Box Office #1 Thailand, Siap Tayang di Indonesia, Ini Sinopsis dan Trailer

Tinggal Sendiri, Nenek Usia 70 Tahun ini Ditemukan Meninggal

"Mudah-mudahan kalian semua dapat memberikan sumbangsih dengan maksimal di tanah Sidrap,” lanjutnya.

Sementara itu, program ini dibawah koordinator, Muh Said, sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang juga merupakan Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).

Ia berharap program ini dapat membantu masyarakat untuk hidup sehat dengan tanaman toga.

"Semoga dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat di daerah dengan dapat memberikan penanganan atau pertolongan pertama sebelum di tangani oleh dokter," kata Said. (*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved